Pengesahan Raperda RTRW Provinsi Bengkulu Ditunda

0
11

BengkuluKito.Com, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi menunda rencana pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang dan Rencana Tata Wilayah (RTRW) Provinsi Bengkulu Tahun 2012-2032.

Hal ini disetujui pada rapat paripurna ke 10, yang dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri, Juma’t (30/4/2021)

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu saat mengikuti rapat paripurna.

“Hari ini Rapat Paripurna ke 10, Jum’at tanggal 30 April 2021 saya buka dan dinyatakan terbuka untuk umum,” ucap Ihsan Fajri, saat membuka rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu.

“Kita setuju untuk menunda pengesahan RTRW Provinsi Bengkulu, setuju?,” tanya dia kepada anggota DPRD yang hadir.

“Setuju,” sahut anggota dewan yang hadir secara serentak.

Penundaan pengesahan Raperda tersebut menurut fraksi-fraksi karena Raperda masih banyak kekurangan dan masih perlu dibahas lebih mendalam lagi oleh Panitia Khusus.

Selain itu, fraksi menyoroti soal usulan perubahan peruntukan kawasan hutan yang saat ini masih menunggu hasil keputusan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemenlhk).

Ketua Fraksi Hanura, Usin Abdisyah Putra Sembiring saat menyampaikan pandangannya terkait penundaan pengesahan Raperda RTRW Provinsi Bengkulu.

“Ditunda karena masih menunggu hasil evaluasi dari Kemenlhk tentang perubahan peruntukan kawasan hutan. Pada prinsipnya kami sepakat untuk menunda pengesahan Raperda RTRW 2012-2032,” terang Ketua Fraksi PNI, Usin Abdisyah Sembiring, di Ruang Rapat Paripurna. (Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here