Dugaan Pungli, 4 PPDI Bengkulu Selatan Diperiksa Polisi

0
12

BengkuluKito.Com, – Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan (BS) melakukan penyelidikan terhadap dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) tingkat Kabupaten BS dengan memeriksa beberapa saksi dari PPDI.

Pungutan liar yang diduga dilakukan PPDI berupa meminta sejumlah uang kepada perangkat desa, yang diperkirakan terjadi bebarapa waktu lalu.

“Kami telah memeriksa 4 PPDI Kecamatan guna keperluan penyelidikan hingga nantinya naik ke tingkat penyidikan,” terang Kasat Reskrim Polres BS Iptu Gajendra Harbiandri, didampingi Kanit Tipidter Ipda Erik Fahreza, Sabtu (24/4/2021).

Kanit Tipidter menjelaskan, 4 pengurus PPDI yang telah diperiksa di antaranya, PPDI Kecamatan Seginim, Kecamatan Manna, Kecamatan Bunga Mas dan Kecamatan Kedurang.

“Untuk PPDI Kedurang Ilir sudah kami panggil tidak datang, kami akan layangkan surat pemanggilan kembali,” ujarnya.

Ia menuturkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, para pengurus PPDI Kecamatan mengakui adanya pungutan tersebut sesuai hasil musyawarah bersama seluruh pengurus PPDI Kecamatan dengan PPDI Kabupaten.

Rapatnya digelar di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) BS.

“Dari keterangan sementara yang kami dapat pungutan ini sesuai hasil rapat. Jadi kami juga akan segera memanggil pengurus PPDI Kabupaten, hari Selasa nanti (27/4/2021),” kata Kanit Tipidter.

Ditambahkannya, selain memanggil PPDI Kabupaten, pihaknya juga akan memeriksa para camat yang mana hal itu bertujuan untuk memastikan sejauh mana mereka mengetahui adanya pungutan tersebut.

Tidak hanya berhenti sampai disitu, lanjut Kanit, pihaknya juga akan memeriksa saksi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa BS, untuk mengetahui apakah pungutan tersebut sepengetahuan mereka atau tidak.

“Semua yang terkait dugaan Pungli ini akan kami periksa semua, namun setelah kami memeriksa PPDI Kabupaten nanti,” terangnya.

Diketahui, adanya dugaan Pungli tersebut setelah beredar surat dari PPDI Kabupaten untuk pengurus PPDI tingkat kecamatan se- Bengkulu Selatan.

Dalam surat itu diketahui PPDI meminta uang iuran per perangkat desa sebesar Rp. 300 ribu. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here