Bersama Kelurahan Pasar Baru, LBH Respublica Teken MoU Pemberian Bantuan Hukum Cuma-cuma

0
41

BengkuluKito.Com, – Guna memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma terhadap masyarakat kurang mampu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Respublica bersama Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu meneken Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman.

Pelaksanaan MoU dilakukan langsung oleh Direktur Eksekutif LBH Respublica, Irvan Yudha Oktara, dan Lurah Pasar Baru, Anzhar Amin, pada Kamis (8/4/2021).

Penyuluhan Hukum bersama Kemenkumham dan Pelaksanaan MoU oleh LBH Respublica dan Lurah Pasar Baru.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Lurah Pasar Baru, dengan dihadiri perwakilan Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Yulian Khaidir, Camat Teluk Segara, Kanardi dan jajaran Ketua RT dan RW di lingkup Kelurahan Pasar Baru.

Dalam sambutannya, Yulian Khaidir, mengungkapkan menyambut baik kegiatan ini, dan pihaknya juga sudah beberapa kali melakukan kegiatan yang sama.

Selain itu, Camat Teluk Segara Kanardi menyampaikan agar kegiatan ini tidak hanya dapat dilaksanakan di Kelurahan Pasar Baru, namun dapat pula dilaksanakan di wilayah kelurahan lain agar tercapainya tujuan pemberian bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu.

Setelah MoU digelar, LBH Respublica bersama Kanwil Kemenkumham melaksanakan Penyuluhan Hukum, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Adapun materi yang disampaikan terkait peran serta organisasi bantuan hukum menjamin hak konstitusional warga negara khususnya masyarakat miskin atas pemenuhan hak bantuan hukum dan tentang bagaimana pelaksanaan pada masyakarat miskin khususnya yang ada di Kota Bengkulu.

Ada dua narasumber yang hadir dalam penyuluhan hukum tersebut, yakni mewakili Kanwil Kemenkumhan Bengkulu Yulian Khaidir, dan Arie Elcaputera dari LBH Respublica.

Saat menyampaikan materi, Yulian menjelaskan ada 10 Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang sudah ditunjuk oleh Kementerian Hukum dan HAM untuk menangani kasus atau perkara yang dihadapi masyarakat miskin dan telah terverifikasi serta terakreditasi, termasuk salah satunya LBH Respublica.

“Bantuan hukum diberikan secara cuma-cuma alias gratis bagi orang tidak mampu atau miskin, merupakan implementasi dari Undang-undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum,” jelasnya.

Selanjutnya, Arie Elcaputera, menyampaikan LBH Respublica dalam memberikan bantuan hukum memiliki beberapa pengecualian dalam mendampingi perkara.

Salah seorang narasumber, Arie Elcaputera (baju hitam).

Seperti, tidak mendampingi perkara korupsi, pelaku kekerasan dalam rumah tangga serta asusila, pengedar obat-obatan terlarang serta pelaku perusakan lingkungan hidup yang kebanyakan merupakan perusahaan besar.

“Hal tersebut dilakukan karena LBH Respublica memiliki konsistensi dalam pemberian bantun hukum bagi masyarakat miskin atau kurang mampu,” kata Arie. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here