Kasus Penganiayaan Nelayan, Polisi Bakal Terapkan Restorative Justice

0
27

BengkuluKito.Com, – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu bakal menerapkan restorative justice untuk menyelesaikan laporan penganiayaan nelayan.

Tetapi, hal itu bisa dilakukan jika kedua belah pihak berdamai dan sepakat tidak melakukan aksi anarkis.

Dikatakan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu, Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif, restorative justice memungkinkan dilakukan guna mengantisipasi timbulnya konflik lanjutan antara kedua belah pihak.

“Jika ada upaya damai, kita lebih kepada restorative justice,” terang Dir Reskrimum, Sabtu (27/3/2021).

Hanya saja, kata Teddy, sampai sekarang kedua belah pihak belum melakukan upaya damai. Pertemuan antara kedua belah pihak yang difasilitasi Dit Reskrimum beberapa waktu lalu belum menemukan titik temu.

Pihaknya berharap ada upaya untuk melakukan mediasi lanjutan agar kasus tersebut tidak berlarut-larut.

“Kita mengutamakan kepentingan umum, mengantisipasi konflik,” sampainya.

Dia menuturkan, terkait dengan perkembangan kasus penganiayaan tersebut masih didalami penyidik Subdit Jatanras Polda Bengkulu. Begitu juga laporan penganiayaan yang dilaporkan di Polres Bengkulu Utara.

Menurutnya, kedua laporan tersebut bisa saja diproses sesuai mekanisme yang ada, tetapi melihat dampak sosial yang akan ditimbulkan, kepolisian memilih mengutamakan pencegahan konflik antara kedua belah pihak.

“Mempertimbangkan Harkamtibmas yang nanti ditumbulkan, untuk saat ini laporan masih terus berproses,” demikian Dir Reskrimum Polda Bengkulu.

Terhimpun, kasus penganiayaan dilaporkan oleh Siti Rahma (25) warga Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu tanggal 26 Desember 2020 lalu.

Siti Rahma yang merupakan keluarga nelayan trawl tersebut menyampaikan di dalam laporan bahwa ada empat orang korban penganiayaan.

Mereka adalah, M Aziz dicekik dan dilempar ke laut. Aswil mengalami luka tembak kepala bagian atas dan luka bacok kaki serta memar pukulan benda tumpul.

M Ridwan luka bacok di kepala, tangan kanan dan kiri memar pukulan benda tumpul. Jon mengalami luka bacok di kepala. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here