Identitas Penyerobot Lahan PT Pelindo II Dikantongi Polisi

0
25

BengkuluKito.Com, – Identitas sejumlah oknum masyarakat yang dinilai bertanggung jawab atas penyerobotan lahan milik PT Pelindo II Cabang Bengkulu di Kelurahan Sumber Jaya, telah dikantongi pihak polisi.

Hal ini disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif.

Dikatakan Teddy, pihaknya tidak dapat menyampaikan siapa oknum masyarakat tersebut. Namun, ia hanya menyebutkan oknum tersebut merupakan oknum masyarakat yang menginisiasi pembukaan lahan milik Pelindo.

“Ada beberapa oknum sudah kita kantongi identitasnya. Mereka yang menginisiasi masyarakat menempati lahan tersebut,” jelasnya, Selasa kemarin (23/3/2021).

Pasal yang diterapkan kepada oknum tersebut, kata dia, mulai dari penyerobotan lahan dan pemalsuan dokumen.

Ia menuturkan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan kasus tersebut terdapat unsur pidana, bahkan penyidik telah menerapkan sejumlah pasal yang nantinya untuk menjerat tersangka.

Sejauh ini laporan dugaan penyerobotan tersebut sudah di tahap penyidikan, tetapi belum ditetapkan tersangka. Penyidik masih melengkapi sejumlah bukti sebelum menetapkan tersangka perkara ini.

“Ada tindak pidanannya, pemalsuan dokumen, penyerobotan,” sampainya.

Menurut Teddy, oknum masyarakat yang menguasai lahan tersebut bisa diartikan sebagai penguasaan lahan. Mereka belum mempunyai dasar hukum jelas untuk menguasasi lahan tersebut. Terlebih lagi sudah mendirikan bangunan.

Terkait status lahan tersebut sudah puluhan tahun tidak dikelola oleh Pelindo, lanjutnya, tidak bisa dijadikan alasan untuk menguasai lahan tersebut.

Kecuali, sudah ada keputusan inkrah lahan tersebut dikembalikan ke negara atau istilahnya peralihan hak. Begitu juga terkait alasan lahan tersebut sudah puluhan tahun tidak digarap.

“Masyarakat yang menguasai lahan tersebut tidak memiliki alas hak, sehingga mereka belum mempunyai dasar kuat untuk menguasai lahan tersebut,” terangnya.

“Polda Bengkulu berharap masyarakat yang sudah menempati lahan untuk segera meninggalkan lahan tersebut,” pungkas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here