Gubernur Minta Pemegang Kartu JKN-KIS dan KBS Dilayani Secara Maksimal

0
33

BengkuluKito.Com, – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menegaskan, kegelisahan masyarakat miskin, disabilitas, serta warga kurang beruntung yang tidak mendapatkan pelayanan maksimal di bidang kesehatan khususnya para pemegang Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak harus terjadi.

Pasalnya, selaku kepada daerah dirinya telah meminta seluruh pemegang KIS harus mendapatkan pelayanan secara maksimal.

Tak hanya itu, Rohidin juga meminta seluruh pusat kesehatan termasuk klinik-klinik pratama dapat memberikan pelayanan 1X24 jam kepada seluruh warga Provinsi Bengkulu termasuk di Rejang Lebong yang memegang KIS.

Hal ini disampaikannya saat meninjau Puskesmas Curup, di kawasan Lapangan Setia Negara Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (17/3/2021).

“Hari ini saya melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Rejang Lebong bersama Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu. Dalam kesempatan ini, saya memastikan program Jaminan Kesehatan Nasional betul-betul difungsikan terutama untuk kelompok masyarakat penerima manfaat dari KIS,” sampainya.

“Saya ingin pastikan betul para dokter, Puskesmas, Klinik-klinik Pratama dalam memberikan pelayanan bisa 1X24 jam, sehingga tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang tidak merata,” tambah Rohidin.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga menyerahkan sejumlah KIS yang dikemas dalam bentuk Kartu Bengkulu Sejahtera (KBS) kepada masyarakat di Rejang Lebong.

Menurutnya, Kartu Bengkulu Sejahtera sama fungsinya dengan KIS. Hanya saja, anggarannya bersumber dari APBD Provinsi Bengkulu.

KBS ini adalah program Pemerintah Provinsi Bengkulu di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah 4 tahun ke depan.

“Sama fungsinya dengan KIS, KBS ini dibiaya oleh APBD Provinsi dan pemegang KBS ini juga harus dilayani maksimal oleh dokter, Puskesmas maupun klinik-klinik pratama yang ada di seluruh kabupaten-kota di Provinsi Bengkulu,” sampai Rohidin.

Dalam kunjungan ke Puskesmas Curup, Rohidin didampingi langsung Bupati Rejang Lebong Samsul Efendi, Kadis Kesehatan Provinsi Herwan Antoni, Kadis Kesehatan Rejang Lebong Samsi, serta Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong Hidayatulla.

Di sana, gubernur juga memantau langsung pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ke- 1 untuk sekitar 20 orang lansia.

“Kita hanya memastikan kegiatan berjalan baik, tepat sasaran, pelayanan yang diberikan maksimal dan memenuhi standar-standar yang sudah diatur oleh pemerintah. Kalau tidak salah tadi ada sekitar 20 orang lansia yang divaksin di sini,” demikian Rohidin.

Terhimpun, program KBS yang sudah mulai berjalan ini akan diperuntukkan bagi 33.743 warga miskin bukan penerima JKN-KIS, KIP ataupun PKH yang tersebar di seluruh kabupaten-kota di Provinsi Bengkulu.

Wilayah paling banyak penerima KBS adalah Kota Bengkulu yakni 6.119 KBS, sedangkan paling sedikit Kabupaten Lebong yakni 1.884. Sementara Rejang Lebong sendiri mendapat kuota sebanyak 4.843 warga miskin. (CW3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here