Perhatian! Pengguna WhatsApp Diminta Waspada Jika Ada Permintaan OTP

0
26

BengkuluKito.Com, – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri meminta pengguna aplikasi chat WhatsApp waspada jika mendapatkan permintaan One Time Password (OTP).

Sebab, belakangan ini dinilai banyak tindakan pengambilalihan hingga penipuan melalui akun WhatsApp dengan upaya meminta kode OTP ini kepada penggunanya.

Dikatakan Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, saat ini banyak cara bagi pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil alih akun WhatsApp.

“Jika anda mendapatkan pesan teks dari WhatsApp, jangan bagikan kode yang anda dapatkan dan jangan klik link tersebut,” terangnya, Sabtu (13/3/2021).

Sudarno menyebut, Dittipidsiber mencatat upaya ini menjadi salah satu tindakan yang saat ini paling ramai dilaporkan oleh masyarakat.

Modus yang paling sering digunakan adalah dengan memindai (scanning) QR Code yang tersedia pada fitur WhatsApp Web pada ponsel.

Akun ini, kata Sudarno, nantinya akan disalahgunakan untuk berbagai hal, mulai dari meminta uang, meminta pulsa, atau bahkan melakukan romance scam.

Ia menyebut, sejak 2020 terjadi 649 laporan penipuan dan 39 kali pencurian data yang masuk siber Polri.

Selain itu, terjadi 18 kali aduan peretasan sistem elektronik.

“Total aduan melalui portal patroli siber sejak 2020 sampai saat ini sebanyak 15.367 aduan dengan total kerugian Rp. 1,23 triliun,” ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu.

Diketahui, Dittipidsiber adalah satuan kerja yang berada di bawah Bareskrim Polri dan bertugas melakukan penegakan hukum terhadap kejahatan siber.

Secara umum, Dittipidsiber menangani dua kelompok kejahatan, yaitu computer crime dan computer-related crime. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here