Rumah Ketua KONI Provinsi Bengkulu Digeledah Polisi

0
48

BengkuluKito.Com, – Penyidik Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu, Senin (8/3/2021) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait tindak pidana dugaan penyelewengan dana hibah KONI Provinsi Bengkulu.

Disampaikan Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, pihaknya melakukan penggeledahan di 3 lokasi, di antaranya rumah Ketua KONI di Sukajadi, Kantor KONI, serta rumah/kantor Mufran Imron di BTN Padang Harapan.

“Dari ketiga lokasi tersebut kita menyita dokumen – dokumen serta 2 unit PC,” ungkapnya.

Sudarno menuturkan, sampai sejauh ini pihaknya telah memeriksa 35 orang saksi guna melengkapi berkas penyelidikan dan penyidikan terkait kasus tindak dugaan penyelewengan dana hibah KONI Provinsi Bengkulu.

”Penggeledahan kita lakukan guna melengkapi berkas penyidikan setelah adanya surat penetapan penggeledahan dari pengadilan,” terangnya.

Ditambahkannya, sampai saat ini penggeledahan oleh Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Bengkulu masih berlangsung dipimpin Kasubdit III Tipikor Polda Bengkulu Kompol Imam Wijayanto.

Terhimpun, dugaan penyelewengan dana hibah KONI Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2020 ini, awalnya nilai yang diajukan sebesar Rp. 21 miliar.

Namun, karena kondisi pandemi COVID-19 dan ada kebijakan refocusing, akhirnya dana hibah ke KONI menjadi Rp. 15 miliar dan sudah diterima dari DPPKAD Provinsi Bengkulu.

Dana tersebut rencananya digunakan untuk membiayai sejumlah kebutuhan KONI maupun disalurkan bagi pengurus induk cabang olahraga.

Termasuk reward bagi atlet dan pelatih yang meraih medali di PORWIL tahun 2019 lalu.

Kemudian, dana tersebut rencananya juga digunakan untuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here