Gema Petani Bersama Mapasta dan Mahupala Unib Kunjungi Kelompok Wanita Tani di Rejang Lebong

0
80

BengkuluKito.Com, – Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Gerakan Mahasiswa (Gema) Petani Indonesia wilayah Bengkulu, bersama Mapasta IAIN Curup dan Mahupala Fakultas Hukum Unib mengunjungi Kelompok Wanita Tani (KWT) Harapan Bunda Desa Tebat Pulau, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong.

Dalam kunjungan tersebut, Gema Petani, Mapasta dan Mahupala bersama KWT Harapan Bunda melakukan refleksi dan evaluasi jalannya keorganisasian serta kegiatan-kegiatan KWT yang sudah dilakukan selama satu tahun berdirinya KWT.

Presidium Nasional Gema Petani, Ricki Pratama Putra, menyampaikan kepada rekan-rekan Mapasta, Mahupala dan beberapa pengurus KWT Harapan Bunda untuk terus membangun kepercayaan diri, menjalin solidaritas dan soliditas antar sesama perempuan petani.

Dia menekankan, untuk mencapai tujuan bersama dalam mengupayakan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani yang berkeadilan sosial harus terus berorganisasi, memperkuat organisasi dan memperluas sebaran organisasi.

“Perempuan petani adalah Ibu Kedaulatan Pangan, karena itulah tanpa perempuan petani kedaulatan pangan itu akan mustahil diwujudkan,” ujar Ricki, Senin (8/3/2021).

“Dan tugas kita adalah bagaimana bertemu, berkumpul, berbagi dan berjuang bersama melalui organisasi untuk mencapai tujuan dan cita-cita kolektif kita tersebut. Semoga kita semua dapat terus saling berbagi ilmu dan pengalaman,” tambahnya.

Ia mengatakan, setelah ini akan ada banyak agenda lanjutan seperti diskusi bersama KWT Harapan Bunda mengenai pertanian khususnya dan penguatan peran dan kapasitas kaum perempuan tani untuk mencapai kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani yang berkeadilan sosial.

Dengan adanya kunjungan ini, dirinya berharap memberikan warna baru dan semangat kepada KWT Harapan Bunda.

Selain itu, Ketua KWT Harapan Bunda, Endang menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan tersebut dan sudah mau berbagi ilmu dan pengalaman kepada perempuan petani.

“Kami selaku orang tua, dan perempuan petani di KWT Harapan Bunda sangat berterimakasih pada anak-anak kami yang tergabung di Gema petani, Mapasta dan Mahupala yang terus mau berbagi ilmu dan pengalaman kepada kami semua. Semoga cita-cita kita semua segara dapat terwujud,” ungkapnya.

Diketahui, Kelompok Wanita Tani Harapan Bunda didirikan pada 23 Maret 2020.

Dalam proses pendiriannya, KWT Harapan Bunda dibantu oleh Gema Petani, Mapasta dan Mahupala.

Kelompok wanita tani ini bergerak di bidang pertanian dan keorganisasian khusus perempuan petani. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here