Warga Beringin Raya Minta Agar Penyaluran Bantuan ke Kelompok Tani Terarah

0
26

BengkuluKito.Com, – Ibu Yunita, salah seorang warga di Kelurahan Beringin Raya Kecamatan Muara Bangkahulu, mengungkapkan agar penyaluran bantuan dari pemerintah ke masyarakat atau kelompok tani dapat terarah.

Hal ini disampaikannya saat mengikuti reses dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat, oleh anggota DPRD Provinsi Bengkulu Usin Abdisyah Putra Sembiring, Masa Persidangan ke- I Tahun Sidang 2021 tanggal 1-5 Maret 2021.

Usin bersama warga Kelurahan Beringin Raya.

“Kalau memang ke depannya nanti ada bantuan program dari provinsi untuk kelompok masyarakat, saya minta yang terarah pak. Terarah pun kemarin lenyap,” ungkapnya, Kamis (4/3/2021).

Dikatakan Yunita, dulu anggota Gabungan kelompok tani (Gapoktan) diberi bantuan atau pinjaman modal untuk bertani, namun setelah itu lenyap.

“Dulu anggota-anggota Gapoktan untuk modal betani, dikasih pinjam lenyap. Masuk kantong hilang itu pak, mungkin mereka anggap itu hibah. Dan kita mempertanggungjawabkannya ke Dinas Pertanian itu sulit pak,” keluhnya.

“Karena duitnya bukan sedikit, itu 100 juta, dan masyarakatnya enjoy saja karena (dianggap) hibah tadi. Karena itu saya mohon kepada bapak Usin, kita masih ada Gapoktan di Kelurahan Beringin Raya, masih hidup dan masih terlaksana,” bebernya.

Selain itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Ibnu Hajar, meminta agar pihak dewan dapat menyampaikan kepada pemerintah untuk memberi teguran terhadap Puskesmas setempat.

“Puskesmas ini kan untuk masyarakat pak, terutama masyarakat Beringin Raya. Tiap sebentar saya lihat gontok-gontokan, yang masalah pasien lah ditolak, belum disentuh ditolak, belum diapa-apakan dirujuk, jadi alangkah sayangnya kalau tidak ada teguran,” sampainya.

“Jadi tolong minta ditegur lah, kalo bisa ditegur pak. Kalau begaduh untuk apa, Puskesmas rawat inap kan 2 x 24 jam itu,” kata dia.

Menjawab persoalan tersebut, Usin menuturkan agar Gapoktan yang ada di Beringin Raya dirapikan kembali dan aturannya harus jelas.

Usin menjawab keluhan warga Beringin Raya.

“Gapoktan ini harus dirapikan, kalo ada Gapoktannya dirapikan lagi, aturannya harus jelas, harus dibedakan Gapoktan dengan gerombolan. Harus dibedakan,” terangnya.

Namanya Gapoktan itu, kata Usin, ada hak dan kewajiban, ada aturan yang membuat kewenangan pengurus dan membuat kewajiban pengurus. Ada aturan yang harus dibuat bersama, apa haknya anggota apa kewajiban anggota.

“Harus ada mengatur tentang bagaimana cara agar Gapoktan ini tanpa bantuan tapi bisa bekerja, iuran,” jelasnya.

Terkait Puskesmas, Usin menjawab, “saya tidak bisa menegur Puskesmas langsung. Tapi saya bisa bisikan pak wali kota untuk dia tegur. Saya pastikan nanti saya bisikan dengan pak Wali,”

“Karena begini, negara itu harus hadir memberikan pelayanan kesehatan dimanapun tingkatnya, apalagi di lembaga atau badan yang memang mengelola kesehatan. Itu sudah kewajiban,” tegasnya, yang juga Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here