Sempat Minta Uang Rp. 25 Juta, Oknum LSM Diringkus

0
53

BengkuluKito.Com, – Diduga melakukan tindakan pemerasan terhadap AS (43) suami Kepala Desa Taba, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, seorang oknum anggota LSM inisial AP (32) warga Desa Wayhawang Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, diringkus polisi.

Dugaan pemerasan ini terkait dengan pengadaan pakaian dinas perangkat desa di wilayah tersebut.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno menjelaskan, berawal pada Rabu (24/2/2021) pukul 21.00 WIB, pelaku bertemu dengan pelapor untuk membahas masalah pengadaan pakaian dinas untuk perangkat desa, dengan anggaran dana desa tahun 2020.

Menurut pelaku yang mengaku anggota LSM Badan Peneliti Independen (BPI) Kekayaan Negara, bahwa anggaran tersebut fiktif.

Keesokan harinya, sambung Sudarno, pelapor kembali bertemu AP di rumah saksi Doki, dan kembali membahas masalah anggaran pengadaan pakaian dinas PKK.

“AP sempat meminta uang Rp. 25 juta, kalau tidak ingin permasalahan tersebut akan panjang,” terangnya, Jum’at (26/2/2021).

Selain itu, pelaku juga mengancam pelapor akan mempublikasikan hal itu apabila permintaannya tidak terpenuhi.

Merasa dirinya diperas, lanjut Kabid Humas, pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talo.

Menerima laporan itu, anggota Polsek Talo selanjutnya mendatangi TKP pemerasan dan melakukan penangkapan terhadap AP yang saat itu sudah berharap menunggu uang yang dijanjikan.

“Bersama dengan pelaku anggota juga mengamankan barang bukti uang sebesar Rp. 4 juta,” tandasnya. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here