Perwakilan Bengkulu Terpilih Jadi Presidium Kongres Nasional ke-I GEMA Petani di Jambi

0
140

BengkuluKito.Com, – Kongres Nasional ke-I Gerakan Mahasiswa (GEMA) Petani Indonesia, Serikat Petani Indonesia (SPI), tengah berlangsung di Jambi, pada 24 – 26 Februari 2021.

Kongres Nasional ke-I Gerakan Mahasiswa (GEMA) Petani Indonesia, Serikat Petani Indonesia (SPI) di Jambi. 

Dalam kesempatan itu, Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Bengkulu, Serikat Petani Indonesia (SPI) mendelegasikan beberapa Mahasiswa IAIN Curup, yakni Sasty Deli Putry, Nando Kaisar, dan Devi Rama Utami, serta Ricki Pratama Putra (Mahasiswa UNIB), pada kongres perdana tersebut.

Salah satu hasil Kongres GEMA Petani menetapkan 5 orang Presidium Nasional terpilih dari berbagai wilayah.

Salah satu utusan dari Bengkulu atas nama Ricki Pratama Putra terpilih sebagai Presidium Nasional GEMA Petani Indonesia.

Adapun lima orang Presidium Nasional terpilih, yakni:

1. M.Iqbal Hambali (Kalimantan Selatan)
2. Ricki Pratama Putra (Bengkulu)
3. Yogi E Sikumbang (Jambi)
4. Anas Sodikin (Jawa Barat)
5. Fidelis Roi Sipriadi ( Nusa Tenggara Timur).

Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Bengkulu Serikat Petani Indonesia (SPI) Hendraman Aley mengatakan, GEMA Petani merupakan langkah perjuangan kawan – kawan mahasiswa petani untuk menjadi kaum intelektual yang berjuang bersama petani Indonesia.

Untuk memperoleh kebebasan dalam menyuarakan pendapat, berkumpul dan berorganisasi guna memperjuangkan hak-haknya yang masih termarjinalkan.

“Kongres nasional GEMA Petani Indonesia adalah puncak aspirasi mahasiswa secara nasional yang meneriakkan aspirasi rakyat khususnya petani agar tidak terjadi pelanggaran, penindasan,” ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat menambah wawasan serta semangat bagi para anggota GEMA Petani Provinsi Bengkulu agar dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga dengan GEMA Petani Indonesia ini dapat menjadi agen perubahan dalam kehidupan sosial, politik, ekonomi dan budaya,” ujar Hendraman.

Mahasiswa haruslah mampu meneguhkan kembali fungsi dan perannya sebagai inisiator, artikulator, sekaligus organisator dari perubahan sosial khususnya.

Menurut Hendraman, ke depan GEMA Petani Indonesia yang digerakkan mahasiswa secara nasional ini juga merupakan satu-satunya komunitas yang paling dinamis dalam menangkap dan mengakomodasi sebuah perubahan serta paling harmonis dalam menyuarakan pendapat.

Sebab, mahasiswa adalah asosiasi dari kejujuran, integritas dan semangat moral.

Dalam diri mahasiswa juga terdapat kumpulan calon cendekiawan, pahlawan, negarawan, serta profesi lainnya.

Sementara itu, Ricki Pratama Putra, salah satu Presidium Nasional terpilih mengatakan, GEMA Petani akan menjadi alternatif dan warna baru dalam perjuangan para mahasiswa.

“GEMA Petani akan menjadi warna baru yang akan mewarnai gerakan mahasiswa Indonesia, menjadi sebuah gerakan yang memiliki kejelasan visi perjuangan dan kejelasan keberpihakan,” sampainya.

Terus melakukan kerja-kerja protes terhadap segala penyimpangan dan penindasan, menjadi juru bicara kekuatan progresif yang akan terus berupaya mengukuhkan reforma agraria sejati, membangun pertanian agroekologi, manjalankan ekonomi kerakyatan melalui koperasi untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

Maka dari itu, kata Ricki, sebagai seorang intelegensia pihaknya mengajak seluruh mahasiswa Indonesia untuk bergabung dalam barisan GEMA Petani sehingga selaku mahasiswa tidak hanya turun tangan dan melahirkan gagasan, atau hanya memikirkan persoalan.

Tetapi, turun tangan dan mengupayakan perubahan.

“Tanpa petani tak ada pangan, tanpa gerakan mahasiswa tak ada perubahan,” pungkas Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bengkulu ini. (rilis)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here