Rohidin-Rosjonsyah Resmi Dilantik, Program: Koneksitas Tol Laut, Pariwisata Pulau Enggano, hingga Warung Kopi Digital

0
50

BengkuluKito.Com, – Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu terpilih periode 2021 – 2024, Rohidin Mersyah – Rosjonsyah resmi dilantik Presiden RI, Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Kamis pagi (25/2/2021).

Pelantikan ini juga dibarengi dengan pelantikan Gubernur Sumatera Barat dan Gubernur Kepulauan Riau terpilih.

Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu terpilih bersama Gubernur Sumatera Barat dan Gubernur Kepulauan Riau, oleh Presiden RI Joko Widodo (poto: screenshot YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden RI Joko Widodo saat melantik Gubernur Bengkulu, Gubernur Sumatera Barat dan Gubernur Kepulauan Riau.

“Saya Gubernur Bengkulu berpasangan dengan pak Rosjonsyah, periodesasi 2021-2024, kami mengusung visi besar untuk membangun Bengkulu lima tahun yang akan datang, bagaimana mewujudkan agar Bengkulu maju, sejahtera, sekaligus hebat dengan capaian-capaian prestasi untuk mensejahterakan masyarakat,” ujar Rohidin usai dilantik.

Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, Rohidin-Rosjonsyah saat akan dilantik.
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Wagub Rosjonsyah, usai dilantik.

Ia menambahkan, dalam menerjemahkan mewujudkan visi misi ini, ada beberapa program unggulan penting.

Pertama, kata dia, terkait dengan aspek kemajuan, maka koneksitas Bengkulu dengan kawasan tengah Pulau Sumatera, termasuk keterhubungan dengan Tol Lintas Timur Lampung sampai Aceh. Sehingga nanti akan menghadap ke Samudera Hindia, dan itu adalah Bengkulu.

Di mana ada pelabuhan besar di mulut Samudera, Pelabuhan Pulau Baai.

“Nah, koneksitas seperti ini akan membuat Bengkulu menjadi pintu gerbang ekonomi logistik dari Samudera Hindia untuk kebutuhan kawasan tengah Pulau Sumatera,” ungkapnya.

“Termasuk memastikan Bengkulu terkoneksi dengan baik di lintas barat Pulau Sumatera itu lewat darat, maupun koneksitas Pelabuhan Pulau Baai, itu menjadi kawasan Tol Laut yang akan terhubung dari Tanjung Periok, Bandar Lampung, Pulau Baai Bengkulu, Teluk Bayur Sumatera Barat, Belawan Sumatera Utara sampai Aceh,” tambah dia.

Menurut Rohidin, koneksitas infrastruktur strategis seperti ini sekali lagi tidak hanya berdampak pada Bengkulu, tetapi justru akan juga memacu pertumbuhan ekonomi, terutama kawasan tengah, kawasan Sumatera Bagian Selatan, dan secara keseluruhan Pulau Sumatera.

“Dan saya yakin betul dengan kajian kami berdua, ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Kedua, sambung gubernur dua periode ini, bagaimana membawa kesejahteraan masyarakat Bengkulu, terkait dengan pengelolaan komoditas unggulan, baik itu di sektor pertanian perkebunan, termasuk hasil kawasan pesisir dan laut. Di mana, ada satu pulau terluar Pulau Enggano.

Menurutnya, ini juga sangat potensial dalam rangka pengembangan pariwisata, yang berbasis dengan wilayah pesisir laut.

Kemudian, pengembangan komoditas kopi, sawit, karet, dan sebagainya di Bengkulu.

“Ini sekali lagi harus kita buat industri hilirisasi yang sekarang sudah mulai bergerak, ini sekali lagi yang akan memacu pergerakan dinamisasi ekonomi masyarakat Bengkulu,” terang mantan Wakil Bupati Bengkulu Selatan ini.

Ketiga, kesejahteraan masyarakat akan didorong dengan pengembangan UMKM.

“Ini penting sekali, yang digabungkan dengan sektor pariwisata. Sekarang kita sedang melaunching satu dua tahun terakhir, yang namanya Dedi-Dewi (Desa digital-Desa wisata). Ini sejalan dengan kebijakan bapak presiden, desa digital dan desa wisata,” sampainya.

“Di mana kopi hasil kebun rakyat ini menjadi komoditas utama, yang kita sebut dengan ‘Warung Kopi Digital’, yang coba mensinergikan antara Desa Digital dengan Desa Wisata,” lanjut Rohidin.

Disampaikannya, ada 1431 desa di Bengkulu. Sehingga nantinya akan menjadi pemicu, di mana warung kopi digital akan bergerak ekonomi pada tingkat desa, yang betul-betul selaras dengan era digitalisasi sekarang dan apalagi di era Pandemi COVID-19.

Kemudian, tidak kalah pentingnya adalah berupaya bagaimana meningkatkan pelayanan publik, terutama sektor pendidikan dan kesehatan.

Karena yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat, baik dari sisi ketersediaan infrastruktur, SDM, maupun sarana prasarana.

“Ingin kita pastikan bahwa ketersediaan sekolah mulai tingkat PAUD sampai SLTA, kemudian Puskesmas dan rumah sakit ini harus dipastikan dapat berjalan dan difungsikan dengan baik,” kata dia.

Karena sekali lagi, ini menjadi hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terkait dengan pelayanan kesehatan.

“Kami yakin di periode yang akan datang dengan pak Rosjonsyah, kita akan bisa membawa Bengkulu maju, sejahtera, sekaligus hebat dari sisi kinerja birokrasi,” demikian Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here