Dewan Provinsi Gelar Paripurna Pengumuman Berakhirnya Masa Jabatan Gubernur Bengkulu

0
23

BengkuluKito.Com, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu resmi menggelar Rapat Paripurna dengan agenda ‘Pengumuman Atas Berakhirnya Masa Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu Tahun 2016-2021, Selasa (9/2/2021).

Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan ke-1 Tahun Sidang 2021 tersebut, langsung dihadiri Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu saat menggelar rapat paripurna.
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Ketua-ketua fraksi dan FKPD.

Penandatanganan surat keputusan DPRD Provinsi Bengkulu oleh pimpinan Dewan yang disaksikan oleh Gubernur Bengkulu, Ketua-ketua Fraksi, dan FKPD. 

Disampaikan Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri, pelaksanaan rapat paripurna terhadap pengumuman berakhirnya masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Pasal 79 ayat (1), pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah sebagaimana dimaksud pada Pasal 78 ayat (1) huruf a dan huruf b, diumumkan oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna dan diusulkan oleh pimpinan DPRD kepada Presiden melalui Menteri.

Dengan demikian, kata Ihsan, pada tanggal 12 Februari 2021 saudara Rohidin Mersyah akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Bengkulu sisa masa jabatan tahun 2016-2021, dan saudara Dedy Ermansyah sebagai Wakil Gubernur Bengkulu.

“Sehubungan dengan hal tersebut, saya atas nama pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu mengumumkan bahwa berakhirnya masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu sisa masa jabatan 2016-2021 pada tanggal 12 Februari 2021,” ucapnya, di ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu.

“Saya atas nama pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu mewakili seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu mengucapkan terimakasih atas pengabdian saudara gubernur dan wakil gubernur dalam memimpin dan membangun Provinsi Bengkulu,” tambah Ihsan.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa membalas semua pengabdian yang saudara gubernur dan wakil gubernur lakukan di Provinsi Bengkulu,” lanjutnya.

Ihsan menyebut, dengan telah diumumkan berakhirnya masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu tahun 2016-2021, maka dilanjutkan dengan penandatanganan surat keputusan DPRD Provinsi Bengkulu.

“Sebagai bahan kelengkapan untuk diusulkan pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Dalam Negeri, dengan disaksikan oleh Gubernur Bengkulu, Ketua-Ketua Fraksi, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah,” tandasnya. (Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here