KPK Dalami Dugaan Aliran Sejumlah Uang Terkait Perizinan Tambak Udang di Bengkulu

0
40

BengkuluKito.Com, – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap saksi terkait kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kali ini saksi yang diperiksa yakni Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Provinsi Bengkulu Isnan Fajri.

“Dalam kegiatan penyidikan dugaan korupsi di Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan tersangka EP (Edhy Prabowo) dan kawan-kawan, telah diperiksa saksi Isnan Fajri selaku Kepala Bappeda Bengkulu,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Sabtu (30/1/2021).

Ali menyebut, saksi dikonfirmasi terkait dengan adanya perizinan tambak udang yang diajukan oleh tersangka SJT (Suharjito) di Provinsi Bengkulu.

“Di samping itu, saksi Isnan Fajri juga dikonfirmasi pengetahuannya mengenai adanya dugaan aliran sejumlah uang kepada pihak-pihak lain di dalam upaya permohonan perizinan tambak dimaksud,” ungkapnya.

Diketahui, sebelumnya penyidik KPK sudah memeriksa Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Bupati Kaur Gusril Pausi, dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kaur Edwar Heppy.

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan 7 tersangka, di antaranya, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Safri (Stafsus Menteri KKP), Andreau Pribadi Misanta (Stafsus Menteri KKP), Siswadi (Pengurus PT Aero Citra Kargo), Ainul Faqih (Staf istri Menteri KKP), Amiril Mukminin, dan Suharjito (Direktur PT DPP). (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here