Gubernur Bengkulu Dipanggil KPK sebagai Saksi Tersangka Suharjito

0
29

BengkuluKito.Com, – Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menyebut, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SJT (Suharjito), Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP), Selasa (12/1/2021).

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SJT (Suharjito, Direktur PT Dua Putra Perkasa),” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, dilansir dari kompas.tv

Penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, pada Selasa (12/1/2021), sebagai saksi kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster.

Belum diketahui apa yang akan didalami penyidik dari pemeriksaan saksi Rohidin Mersyah hari ini.

Tetapi sebelumnya, KPK sempat mengagendakan pemeriksaan Bupati Kaur, Gusril Pausi, sebagai saksi. Namun Gusril Pausi tidak hadir memenuhi panggilan KPK.

Sebagai informasi, dalam kasus ini KPK menetapkan 7 tersangka.

Di antaranya, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Safri (Stafsus Menteri KKP), Andreau Pribadi Misanta (Stafsus Menteri KKP), Siswadi (Pengurus PT Aero Citra Kargo), Ainul Faqih (Staf istri Menteri KKP), Amiril Mukminin, dan Suharjito (Direktur PT DPP).

Dalam kasus ini, Edhy Prabowo diduga menerima uang hasil suap terkait izin ekspor benih lobster senilai Rp 3,4 miliar melalui PT ACK dan 100.000 dollar AS dari Direktur PT Dua Putra Perkasa (PT DPP) Suharjito.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp ke Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, hingga berita ini dipublish, redaksi BengkuluKito.Com belum menerima jawaban soal pemanggilan tersebut. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here