Terungkap, 6 Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI Hingga Tewas Bawa Sajam

0
37

BengkuluKito.Com, – Sat Reskrim Polres Rejang Lebong (RL), Jum’at pagi (8/1/2021) menggelar rekonstruksi tindak pidana pengeroyokan hingga menyebabkan seorang anggota TNI-AD tewas dari Batalyon Infanteri 144/Jaya Yudha, di Aula Command Center Polda Bengkulu.

Pelaksanaan rekonstruksi disaksikan langsung oleh korban selamat yakni Pratu Agus Salim yang juga merupakan rekan korban Prada Yofan Setiandi Dandenpom Bengkulu.

Kemudian, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Bengkulu AKBP Widiardi, Kabagwasidik Ditreskrimum Polda Bengkulu AKBP Max mariner, Kasat Reskrim Polres Rejang lebong AKP Musrin Muzni, Kejaksaan RL, Bapas Kota Bengkulu, Peksos, serta PH dari kedelapan tersangka.

Rekonstruksi bertujuan untuk melihat secara jelas kejadian di tempat perkara tindak pengeroyokan terhadap korban Prada Yovan Setiandi.

Pelaksanaan rekonstruksi sengaja dijalankan secara tertutup, dengan menghadirkan kedelapan tersangka berikut 2 saksi pengganti dari personil Polres RL yang memerankan 2 saksi yang tidak dapat hadir.

Kasat Reskrim Polres Rejang lebong AKP Musrin Muzni, mengonfirmasikan bahwa dari 16 adegan yang telah dilaksanakan diketahui dari 8 terangka ada 6 orang yang membawa senjata tajam, dan saat kejadian para tersangka sedang dalam pengaruh alkohol dan pil x.

“Nanti kita konfirmasi bagaimana hasil dari rekonstruksi yang kita gelar ini, untuk tersangka di bawah pengaruh minuman keras,” ungkap Kasat Reskrim Polres RL, dilansir dari tribratanewsbengkulu.com

Dijelaskannya, kedelapan tersangka akan dijerat dengan Pasal 338 subsider Pasal 170 ayat 2 dan 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun dan 12 tahun penjara.

“Khusus untuk anak, setengah dari hukuman dewasa,“ ucap Kasat Reskrim.

Ia menambahkan, pelaksanaan rekonstruksi sengaja dilakukan di Mapolda Bengkulu mengingat kedelepan tersangka sejak ditangkap beberapa hari lalu telah dititipkan di tahanan Mapolda Bengkulu. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here