Kerangka Manusia Ditemukan di Binduriang

0
22

BengkuluKito.Com, – Seorang Petani menemukan kerangka mayat manusia di Desa Air Apo, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong. Jabul pertama kali menemukan kerangka manusia tersebut pada Kamis pagi (7/1/2021) sekitar pukulu 09.00 WIB.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Sudarno menuturkan, berdasarkan hasil penyelidikan anggota Polsek Padang Ulak Tanding (PUT) identitas mayat tersebut adalah Anwar bin Harus (50) yang berprofesi sebagai petani di Desa air Apo Kecamatan Binduriang.

“Kerangka mayat sudah dievakuasi oleh petugas serta saksi-saksi sudah dimintai keterangan,” ungkapnya, Jum’at (8/1/2021).

Dijelaskannya, kronologis penemuan bermula saat saksi hendak pergi ke kebun mencari durian jatuh.

Sesampainya di TKP, saksi tidak sengaja menemukan kerangka kaki manusia yang berada di semak-semak. Melihat kejadian itu saksi mendatangi pondok saksi lainnya Indra dan menceritakan kejadian tersebut.

Setelah itu, saksi Jabul dan Indra bersama-sama mendatangi TKP untuk melihat lokasi penemuan mayat dan mencari sisa mayat.

Saat menuju ke pondok, saksi menemukan kerangka kepala, tulang rusuk dan rambut manusia di dekat pondok.

Kemudian, saksi mencari kembali ke arah dekat sungai dan menemukan kerangka pinggul manusia.

Setelah itu saksi Jabul dan Indra pergi ke pondok Zulman dan menceritakan penemuan kerangka pinggul manusia, lalu saksi bersama-sama memberitahukan kepada Kepala Desa Air Apo, Sugianto.

Mengetahui hal tersebut, Kades Air Apo melaporkan temuan itu ke Polsek PUT, kemudian anggota Polsek PUT bersama keluarga korban mendatangi TKP mengevakuasi tulang korban untuk dibawa ke Desa Air Apo.

Menurut kesaksian beberapa pemilik kebun sekitar dan keluarga, semasa korban berkebun di tempat tersebut tidak ada permasalahan dengan tetangga kebun.

Selain itu berdasarkan keterangan anak korban, bahwa orang tuanya sudah sakit- sakitan karena faktor umur

“Pada saat anggota PUT melakukan cek TKP bersama keluarga korban, (mereka) melihat kerangka tulang kaki korban pada saat akan dievakuasi ditarik oleh hewan jenis biawak,” tutup Sudarno. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here