8 Fraksi DPRD Provinsi Bengkulu Setujui Pembahasan Raperda Adaptasi Kebiasaan Baru COVID-19

0
13
Pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu.

BengkuluKito.Com, – Delapan Fraksi di DPRD Provinsi Bengkulu menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 yang diusulkan Gubernur Bengkulu, untuk dibahas ke tingkat selanjutnya.

Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-III masa persidangan ke- I Tahun Sidang 2021, dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda usulan Gubernur Bengkulu, di Ruang Rapat Paripurna, Jum’at (8/1/2021).

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang hadir dalam rapat paripurna.

Dikatakan Fraksi Gerindra melalui juru bicaranya Irwan Eriadi, mencermati Nota Penjelasan Gubernur terhadap Raperda Provinsi Bengkulu tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pengendalian dan Pencegahan COVID-19 pada Rapat Paripurna Kamis, 7 Januari 2021 maka Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Bengkulu memberikan pandangan,

Fraksi Gerindra melalui Juru Bicaranya Irwan Eriadi saat menyampaikan pandangan umum fraksi.

1. Pentingnya pembentukan Raperda ini mempedomani ketentuan Pasa4 Ayat 4 Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 120 Tahun 2018.

Dengan memperhatikan data Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu sampai dengan 7 Januari 2021, tercatat 3.777 jiwa positif COVID-19. 2.888 jiwa dinyatakan sembuh, dan 117 jiwa menjadi korban meninggal dunia.

“Fraksi Gerindra dalam kesempatan ini sangat prihatin dan berbela sungkawa kepada korban meninggal dunia. Harapannya, semoga tidak ada yang tidak tercatat dalam data Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu,” ucapnya.

2. Instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 6 Tahun 2020, di antaranya untuk melakukan langkah-langkah proaktif untuk mencegah lebih baik daripada menindak.

Fraksi Gerindra menyadari, Pilkada serentak 2020 memecah konsentrasi semua pihak untuk melakukan langkah proaktif pencegahan COVID-19 dan anggaran juga terkuras untuk Pilkada serentak.

“Fraksi Gerindra meminta kepada pemerintah daerah untuk melakukan langkah proaktif dalam pencegahan serta bekerjasama dengan kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu,” sampai Irwan.

3. Materi pokok Raperda ini berisi Adaptasi Kebiasaan Baru yang wajib dilaksanakan oleh seluruh komponen masyarakat di Provinsi Bengkulu.

Fraksi Gerindra berpandangan, adaptasi kebiasaan baru perlu sosialisasi yang sistematik dengan melibatkan banyak instansi dan lembaga sebelum menegakan sanksi.

4. Terhadap Raperda ini, Fraksi Gerindra berpandangan perlu pembahasan yang cepat dengan tidak melanggar ketentuan, dikarenakan penyebab COVID-19 terus meningkat.

“Oleh karena itu dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim, Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Bengkulu, dapat menyetujui Raperda ini untuk ditingkatkan ke pembahasan selanjutnya,” ujarnya.

Selain itu, Fraksi Partai Nasdem melalui juru bicaranya Holil Anwar menuturkan setuju untuk membahas Raperda tersebut ke tingkat selanjutnya.

Fraksi Nasdem melalui Juru Bicaranya Holil Anwar.

“Maka Fraksi Nasdem DPRD Provinsi Bengkulu, dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim menyambut baik dan siap membahas pada tahap berikutnya Raperda tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19,” tuturnya.

Senada dengan dua fraksi di atas, 6 fraksi lainnya juga menyetujui Raperda Usulan Gubernur dibahas di tingkat selanjutnya dengan beberapa koreksi dan saran.

Diketahui, Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Provinsi Ihsan Fajri dan dihadiri Gubernur Bengkulu yang diwakili Sekda Hamka Sabri. (Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here