Didominasi Pelajar, 20 Orang Meninggal Dunia Korban Lakalantas

0
9

BengkuluKito.Com, – Selama tahun 2020, Sat Lantas Polres Rejang Lebong (RL) mencatat 50 kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten RL, dan 20 orang korban diantaranya meninggal dunia.

“Total korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Rejang Lebong pada tahun 2020 ini sebanyak 20 orang,” ungkap Kasat Lantas Iptu Aan Setiawan, dilansir dari tribratanewsbengkulu.com, Sabtu (2/1/2021).

Selain 20 korban meninggal dunia, ada 14 orang mengalami luka berat dan 51 orang mengalami luka ringan dengan kerugian materil yang disebabkan Lakalantas mencapai Rp. 381 juta.

Aan menuturkan, korban meninggal dunia didominasi oleh anak-anak atau usia pelajar. Oleh karena itu, dirinya berharap peran serta orang tua dan keluarga sangat diharapkan untuk menekan angka kecelakaan dan korban dari kalangan pelajar.

“Kita imbau kepada orang tua atau keluarga untuk tidak mengizinkan anak-anak yang belum memiliki SIM untuk tidak mengendarai kendaraan bermotor. Selain membahayakan mereka, juga membahayakan orang lain,” imbau Kasat Lantas.

Ia menambahkan, upaya lain yang dilakukan pihaknya yaitu dengan melakukan sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten RL.

Dengan kegiatan itu, diharapkan bisa menekan angka Lakalantas terutama korban dari kalangan pelajar.

Dirinya mengungkapkan, bila dibandingkan tahun 2019 lalu, angka Lakalantas yang terjadi di Kabupaten RL pada 2020 ini mengalami penurunan enam kasus.

Karena pada 2019 lalu jumlah Lakalantas yang terjadi di Kabupaten RL sebanyak 56 kasus.

Adapun faktor penyebab Lakalantas yang terjadi, mulai dari kelalaian pengemudi hingga kurangnya pengetahuan para pengendara terkait etika berlalu lintas.

“Kita akan terus melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat tentang cara dan etika berlalu lintas yang benar sehingga angka Lakalantas di Rejang Lebong bisa kita tekan,” tutupnya. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here