Terapkan Maklumat Kapolri, Polda Bengkulu Siap Tindak Tegas Kerumunan di Nataru

0
18

BengkuluKito.Com, – Guna memberikan perlindungan dan menjamin keamanan serta keselamatan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, menerbitkan maklumat baru terkait penanganan penyebaran COVID-19.

Maklumat keempat yang dikeluarkan Idham pada 2020 ini berisi ancaman penindakan terhadap kerumunan pada masa libur akhir tahun.

Lewat maklumat Nomor: Mak/4/XII/2020 tertanggal 23 Desember 2020, Idham menyerukan agar ada kepatuhan protokol kesehatan dalam pelaksanaan libur Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Tujuannya agar mencegah terjadinya penyebaran virus corona,” kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono, Rabu (23/12/2020).

Dalam Maklumat itu, kata dia, setidaknya ada empat poin yang ditegaskan Kapolri untuk dipatuhi, di antaranya pertama meminta agar masyarakat tak menyelenggarakan kegiatan atau pertemuan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum.

Pasalnya, penyebaran virus corona dalam skala nasional masih belum sepenuhnya terkendali. Selain itu, masih ada potensi penyebaran virus di tengah masyarakat.

Kegiatan-kegiatan yang dilarang digelar selama libur Natal dan Tahun Baru antara lain, perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah, pesta atau perayaan malam pergantian tahun, arak-arakan, pawai hingga karnaval dan pesta penyalaan kembang api.

“Tujuannya agar mencegah terjadinya penyebaran virus corona,” terang Argo.

Diketahui, salah satu isi maklumat tersebut berbunyi, apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, menegaskan akan membubarkan langsung jika ditemukan kerumunan masyarakat dalam perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

”Sesuai dengan maklumat yang dikeluarkan oleh Kapolri, apabila ditemukan kerumunan massa akan langsung kita bubarkan dan tindak tegas,” ujar Sudarno.

Ditambahkannya, hal itu bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang saat ini masih menjadi pandemi di Provinsi Bengkulu.

”Mari bersama kita cegah penyebaran dengan tidak melakukan kerumunan. Jika keluar rumah patuhi Prokes, dan menjaga jarak,” pungkas Kabid Humas Polda Bengkulu. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here