DPO Curanmor di Kaur Berhasil Diringkus

0
6

BengkuluKito.Com, – Pelarian HD (38), warga Kecamatan Luas Kabupaten Kaur akhirnya terhenti sudah. HD yang bekerja sebagai petani ini diringkus polisi setelah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian sepeda motor.

HD melakukan pencurian tersebut bersama tersangka lainnya BU (40), warga Desa Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan yang sudah diamankan Polres Kaur pada 2019 lalu.

HD yang menjadi buron selama 1,5 tahun itu harus mempertanggung jawabkan perbuatanya, dengan meringkuk di jeruji besi Mapolres Kaur.

“Pelaku ini sudah lama menjadi DPO kita karena melakukan tindak pidana kejahatan Curanmor sesuai dengan pasal 481 KUHP,” kata Kanit Pidum Polres Kaur, Ipda Joko Susanto, Rabu (23/12/2020).

Dikatakan Kanit, penangkapan HD dilakukan pada Rabu (23/12/2020) sekitar pukul 01.00 WIB di rumah pelaku di Kecamatan Luas.

Penangkapan ini, sesuai hasil informasi masyarakat bahwa HD sudah berada di desanya.

Mendapati laporan itu, Tim Patak Robot Sat Reskrim yang dipimpin Kanit Pidum langsung menuju lokasi HD berada.

“Buronan tersebut selama ini kabur ke luar provinsi sejak setahun yang lalu,” ungkapnya, dilansir dari tribratanewsbengkulu.com

Joko menuturkan, pada saat digerebek pelaku nyaris kabur namun berkat kesigapan polisi HD berhasil dibekuk. Selanjutnya, pelaku langsung digelandang ke Mapolres Kaur untuk dilakukan pemeriksaan dan proses selanjutnya.

“Pelaku ini kita amankan setelah mengetahui keberadaan pelaku ada di rumah, dan petugas kita langsung menangkap tersangka,” terang Kanit.

Terhimpun, HD diamankan setelah sebelumnya polisi mengamankan BU karena melakukan pencurian motor Honda Supra milik warga Desa Pasar Baru Kecamatan Kaur Selatan pada Agustus 2019 lalu.

Di mana, tersangka BU telah beraksi di 4 TKP yaitu di Desa Air Dingin sepeda motor Supra Fit, di Kelurahan Bandar sepeda motor Honda Supra, Desa Pasar Saoh sepeda motor Honda Kirana dan sepeda motor Yamaha Vega ZR di pinggir Air Tuba Kecamatan Kaur Selatan.

Tersangka melakukan pencurian sepeda motor dengan cara memutuskan kabel motor kemudian menyambungkan kabel untuk menghidupkan motor yang dicuri.

“Untuk tersangka utamanya yang sudah beraksi di beberapa TKP itu sudah kita amankan tahun 2019 lalu. Untuk tersangka DH ini perannya sebagai penjual hasil motor curian yang dilakukan BU,” tandas Kanit. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here