Pengusaha Batu Bara Ditipu Pembelian 30 Dump Truck

0
15

BengkuluKito.Com, – Yanto Alam Wijaya, warga Jalan Hibrida Kota Bengkulu, melaporkan dugaan penipuan yang dialaminya atas pembelian 30 unit dump truck.

Pelapor yang berprofesi sebagai pengusaha batu bara melaporkan rekannya RF, yang juga seorang pengusaha, dan tinggal di Jakarta tetapi asli orang Bengkulu.

Akibat penipuan tersebut, Yanto mengalami kerugian Rp. 150 juta.

Dijelaskan Kuasa Hukum pelapor, Joni Iskandar, penipuan yang dialami kliennya bermula saat membeli 30 unit dump truk kepada Romio.

“Klien saya ini kan pengusaha batu bara, khususnya pengangkutan. Kemudian ditawari ada pengusaha dari Jakarta menawarkan 30 unit dump truk dengan harga Rp. 300 juta. Setelah dibayar, klien saya tidak pernah menerima dump truk tersebut,” ungkap Joni, dilansir dari tribratanewsbengkulu.com, Senin (21/12/2020).

Ia menceritakan, awal mula kliennya kenal dengan terlapor setelah dikenalkan sesama pengusaha. Lalu, yang membuat Yanto percaya berbisnis dengan terlapor, karena sebelumnya tidak pernah terjadi kasus penipuan.

Terlebih lagi kliennya juga tertarik menambah armada dump truk melanjutkan bisnis pengangkutan batu bara.

“Terlapor menawarkan 30 unit dump truk dengan harga Rp. 300 juta itu sekitar akhir 2019. Pada 2 Desember 2019, Yanto melunasi seluruhnya uang Rp. 300 juta tersebut. Setelah uang diterima, terlapor mengatakan dump truk didatangkan pada Januari 2020,” ujarnya.

Namun, terang Joni, pada Januari hingga Juli tidak ada kejelasan kapan dump truk datang, karenanya Yanto membatalkan pembelian.

“Terlapor kemudian mengembalikan setengah dari uang Rp. 300 juta yang telah diberikan korban. Sementara untuk sisanya tidak jelas kapan akan dikembalikan,” kata dia.

Karena sampai sekarang, lanjut Joni, terlapor tidak jelas pergi ke mana, hilang kontak dan korban sudah berupaya menyelesaikan masalah itu pada keluarga terlapor, tetapi tidak membuahkan hasil.

Diketahui, laporan tersebut masih dalam penyelidikan Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here