Di Kaur, 100 Liter Tuak dan Puluhan Botol Miras Disita

0
14

BengkuluKito.Com, – Tim Patak Robot Sat Reskrim Polres Kaur, berhasil menyita 100 liter tuak dan puluhan botol Miras di beberapa warung, dari hasil Operasi Pekat Nala II 2020.

Disampaikan Kanit Pidum Polres Kaur, Ipda Joko Susanto, hari terakhir pelaksanaan Ops Pekat, Sabtu malam (19/12/2020) Tim Patak Robot Sat Reskrim Polres Kaur kembali berhasil menyita 100 liter tuak dan 72 botol Miras berbagai merek dari beberapa warung di Kecamatan Maje dan Nasal.

“Ya hasil Operasi Pekat di warung-warung tadi malam (kemarin), kita berhasil mengamankan 100 liter tuak dan 72 botol Miras yang dijual bebas di warung,” ujar Joko, dilansir dari tribratanewsbengkulu.com, Minggu (20/12/2020).

Dikatakan Kanit, Operasi Pekat bersama Tim Patak Robot dilaksanakan sekitar pukul 22.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.

Operasi ini dilaksanakan berdasarkan informasi dari masyarakat. Setelah dilakukan penelusuran, benar saja di tempat tersebut ada penjualan tuak di warung Desa Linau Kecamatan Maje dan Miras di Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur.

“Puluhan botol Miras dan 100 liter tuak itu langsung diamankan di Polres Kaur untuk dimusnahkan,” sebutnya.

Dirinya berharap, dengan penyitaan tersebut Kabupaten Kaur terbebas dari penjualan Miras.

“Ini salah satu upaya kita untuk menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Kaur jelang Natal dan Tahun Baru 2021,” terang dia.

Ditambahkan Kanit, setiap pemilik warung yang terjaring razia ini diwajibkan untuk menandatangani surat perjanjian tidak menjual kembali tuak dan Miras tersebut.

Jika kembali menjual Miras dan terjaring, kata dia, maka sanggup untuk dikenakan sanksi Tipiring.

“Tujuan kita agar penjual Miras atau tuak ini dapat kapok dan tidak menjual Miras lagi. Saya mengimbau kepada masyarakat untuk dapat ikut aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian, jika melihat atau mengetahui adanya peredaran Miras,” tandasnya. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here