Menyusahkan Rakyat, Helmi Akan Hapus Pergub Soal Ambulans Berbayar

0
100

BengkuluKito.com, Dalam Debat terbuka sesi pertama calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu digelar. Dua tema pertama adalah bagaimana menyelaraskan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan Provinsi dengan nasional, dan yang kedua bagaimana cara paslon memperkokoh NKRI dan kebangsaan.

Didebat sesi pertama ini, setiap calon kembali menyampaikan visi-misi dan program kerja.

Helmi, kembali menyampaikan program kerja, seperti APD untuk rakyat adalah APBD sesuai dengan selera masyarakat bukan selera para pejabat, sesuai dengan visi-misi dan 20 program kunci kebahagiaan.
“APBD untuk rakyat bukan APBD untuk para pejabat, itulah komitmen kita dalam menghadirkan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat Provinsi Bengkulu.” ungkap Helmi Hasan saat menyampaikan visi-misi dan program kerjanya, Jum’at (4/12/2020) malam.

Saat menyampaikan visi-misi, Helmi Hasan kembali menceritakan dirinya kampanye, ada kejadian masyarakat dari Kabupaten Kaur yang bayinya meninggal di Rumah Sakit M Yunus (RSMY) dan kemudian ingin meminjam ambulance diminta uang sebesar Rp 5 juta.

“Belum lama ini kembali terulang, masyarakat Provinsi Bengkulu dari Kabupaten Kaur, yang bayinya meninggal di Rumah Sakit M Yunus (RSMY) dan kemudian ingin meminjam ambulance diminta uang sebesar Rp 5 juta,” terang Helmi.

Dengan kejadian tersebut masyarakat tidak mampu untuk membayar, maka dari pemerintah kota Bengkulu langsung mengambil tindakan dengan memberikan ambulance untuk mengantar bayi tersebut.

“Sesuai dengan tema kita malam ini memperkokoh NKRI dan kebangsaan. Maka kita tidak ingin itu terjadi berulang kali, karena NKRI adalah harga mati,” pungkas Helmi. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here