1.098 Personil Polda Bengkulu Lakukan Rapid Tes Antigen

0
25

BengkuluKito.Com, – Guna mencegah penyebaran wabah COVID-19 cluster perkantoran, Polda Bengkulu melalui Biddokkes melakukan metode rapid tes menggunakan antigen terhadap 1.098 personil, Jum’at (4/12/2020).

Kegiatan ini dimulai sejak tanggal 5 November hingga 2 Desember 2020.

Kabiddokes Polda Bengkulu, Kombes Pol dr. I. G. Diah Yamini Dariska mengatakan, dengan melakukan rapid tes antigen sekaligus melakukan pemetaan cluster perkantoran di Polda Bengkulu.

Rapid tes menggunakan antigen sedikit berbeda metodenya dengan rapid tes menggunakan darah.

Rapid tes antigen mengambil cairan hidung untuk mengetahui protein suatu virus, hasilnya tetap akan sama dengan rapid tes menggunakan darah, reaktif atau non reaktif.

Jika terkonfirmasi reaktif, tetap menunggu uji lab memastikan positif COVID atau tidak.

“Sekitar 1098 personel Polda Bengkulu kita lakukan rapid tes antigen. Ini dilakukan sebagai langkah pencegahan, pemetaan cluster perkantoran lingkungan Polda Bengkulu,” jelas Kabid Dokes.

Dari hasil rapid yang sudah dilakukan, kata dia, tidak lebih dari 10 persen personel terkonfirmasi reaktif.

Namun demikian, Biddokes Polda Bengkulu cepat melakukan tracing dalam satu kantor terhadap siapa saja yang berinteraksi dengan anggota reaktif tersebut.

Bahkan tracing juga dilakukan sampai ke pihak keluarga. Isolasi diberlakukan kepada anggota yang terkonfirmasi reaktif.

“Data terakir tidak sampai 10 persen reaktif, persentase tidak banyak, karena kita langsung bertindak cepat menerapkan rapid, tracing dan treatmen,” imbuhnya.

Ia menuturkan, belum berakirnya virus COVID-19 di Bengkulu membuktikan bahwa virus tersebut sangat berbahaya dan memang ada.

Tidak ada yang bisa memprediksi kapan virus tersebut berakhir.

Cara cukup efektif menangkal virus tersebut tidak lain menerapkan Prokes ketat, 3M, hindari kerumunan.

Diah mengungkapkan, Pilkada 9 Desember nanti Biddokkes Polda Bengkulu berharap masyarakat mengutamakan Prokes saat memberikan hak suara di TPS.

“Kenapa belum ada tanda-tanda berhenti, membuktikan virus ini memang ada. Untuk itu tetap utamakan Prokes, 3M, ini kita imbau juga kepada seluruh personel Polda Bengkulu,” pungkas Kabid Dokkes Polda Bengkulu. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here