Kerugian Negara Rp. 285 Juta, Mantan Pj Kades Keroya Benteng Ditahan Polisi

0
38

BengkuluKito.Com, – Tim Penyidik Sat Reskrim Polres Bengkulu Tengah (Benteng) resmi menahan mantan Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades), Keroya Kecamatan Pagar Jati berinsial TR (45), lantaran diduga melakukan penyimpangan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2019.

Tersangka saat ini masih berstatus sebagai Pegawai Negeri sipil (PNS), di Kantor Camat Pagar Jati.

Kasat Reskrim, Iman Falucky menjelaskan, penahanan terhadap Pj Kades dilakukan karena yang bersangkutan diduga melakukan penyimpangan anggaran DD tahun anggaran 2019 dengan pagu anggaran senilai Rp. 1,17 miliar.

Guna memperkuat dugaan, terang Iman, tim penyidik sudah memanggil 11 orang saksi untuk dimintai keterangan.

Selain itu, dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dikeluarkan Inspektorat Daerah (Ipda) Kabupaten Benteng, ditemukan ada indikasi kerugian negara (KN) senilai Rp. 285 juta.

“Tersangka sudah dilakukan penahanan sejak 27 November 2020. Hasil penyelidikan, uang kerugian negara digunakan untuk kepentingan pribadi dan operasional saat menjadi Pj Kades,” ungkapnya, dilansir dari tribratanewsbengkulu.com, Rabu (2/12/2020).

Kasat Reskrim menyebut, atas apa yang dilakukan mantan Pj Kades dikenakan Pasal 2 Ayat 1 Sub Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Kurun waktu 60 hari sejak proses penyelidikan, tersangka sudah mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp. 130 juta,” tandas Kasat Reskrim Polres Bengkulu Tengah. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here