FPNI Tegas Tolak Rencana Penjualan Saham Bank Bengkulu ke Pihak Swasta

0
42

BengkuluKito.Com, – Usin Abdisyah Putra Sembiring selaku juru bicara Fraksi Persatuan Nurani Indonesia (FPNI) menegaskan, pihaknya menolak dengan tegas rencana penjualan saham PT Bank Bengkulu kepada pihak swasta.

Hal itu disampaikannya pada Rapat Paripurna dengan agenda ‘Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang RAPBD Tahun Anggaran 2021, Senin malam (30/11/2020).

Rapat Paripurna Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dengan agenda ‘Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang RAPBD Tahun Anggaran 2021.

Ia mengatakan, dalam anggaran yang telah disepakati bersama antara Banggar dan TAPD, khusus penyertaan modal haruslah dimuat di dalam Berita Acara APBD tahun 2021.

“Bahwa penyertaan modal kepada PT Bank Bengkulu adalah sebesar Rp. 15 miliar dapat direalisasikan setelah adanya hasil konsultasi antara DPRD dengan dewan direksi PT Bank Bengkulu,” ujarnya.

“Rencana penjualan saham PT Bank Bengkulu kepada pihak swasta, pak gubernur Fraksi PNI menolak dengan tegas atas adanya gubernur sebagai kepala daerah yang mewakili entitas pemerintah daerah terhadap PT Bank Bengkulu tanpa persetujuan DPRD terdahulu, sebagai salah satu entitas yang juga dari pemerintahan daerah,” tegasnya.

Selain itu, Usin menyebut, FPNI berharap anggaran terkait mengatasi pandemi COVID-19 harus benar-benar dikelola untuk keselamatan seluruh rakyat di Provinsi Bengkulu.

“Catatan ini yang membuat kami menyepakati agar Raperda tentang RAPBD 2021 disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda),” pungkasnya. (Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here