Banggar DPRD Provinsi Bengkulu Setuju Pendapatan Daerah Tahun 2021 Rp. 3,062 Triliun

0
37

BengkuluKito.Com, – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi setuju atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rancangan APBD Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran (TA) 2021, dengan pendapatan daerah mencapai Rp. 3,062 triliun.

Hal ini disampaikan Juru bicara Banggar, Edwar Samsi, dalam Rapat Paripurna ke-14 Masa Sidang ke III DPRD Provinsi Bengkulu, dengan agenda ‘Laporan Badan Anggaran Atas Raperda Tentang RAPBD 2021’.

Juru Bicara Banggar DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi saat menyampaikan hasil pembahasan Banggar dan TAPD, terkait Raperda tentang RAPBD Provinsi Bengkulu TA 2021′.

Dikatakan Edwar, dalam rangka untuk mencapai persamaan persepsi dan pandangan antara pihak eksekutif dan Badan Anggaran DPRD Provinsi Bengkulu terhadap Raperda tentang APBD Provinsi Bengkulu TA 2021, maka telah dilaksanakan pembahasan Badan Anggaran DPRD Provinsi Bengkulu bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Ia menerangkan, dengan mempedomani pendapat yang berkembang dalam pembahasan yang sudah dilaksanakan dari tahap pertama hingga tahap kedua, yaitu memperhatikan secara sungguh-sungguh pandangan umum fraksi-fraksi, jawaban pihak eksekutif, dan laporan komisi-komisi DPRD Provinsi Bengkulu.

Selanjutnya, dengan memperhatikan peraturan tata tertib DPRD Provinsi Bengkulu, dan jadwal Rapat Paripurna Masa Persidangan ke 3 Tahun Sidang 2020, bahwa usul pembahasan Badan Anggaran terhadap Raperda tentang RAPBD Provinsi Bengkulu TA 2021, disampaikan hari ini dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu.

“Dan dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dewan terhadap Raperda tentang RAPBD Provinsi Bengkulu 2020, pada saat penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi,” ujarnya, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (30/11/2020).

Laporan Banggar terhadap Raperda tentang RAPBD Provinsi Bengkulu TA 2021 ini, lanjut Edwar, dibuat dengan maksud untuk disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu dengan tujuan memberikan pendapat, saran, dan masukan kepada dewan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Politisi PDIP ini menyebut, dengan mengacu pada jadwal pembahasan Masa Persidangan ke 3 Tahun Sidang 2019, Banggar DPRD Provinsi Bengkulu telah melaksanakan pembahasan bersama TAPD pada tanggal 27 November 2020 bertempat di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu.

“Dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Provinsi Bengkulu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Bengkulu, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu,” sampainya.

Edwar mengatakan, kesimpulan dari hasil pembahasan Badan Anggaran dengan pihak TAPD terhadap Raperda tentang RAPBD Provinsi Bengkulu TA 2021, Badan Anggaran mengambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Badan Anggaran menyetujui Raperda tentang RAPBD Provinsi Bengkulu TA 2021, sebagai berikut:

I. Pendapatan Daerah

Pendapatan Daerah sebesar Rp. 3.062.274.137.387, terdiri dari:

a. Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 948.694.012.387,

– Pendapatan Pajak Daerah sebesar Rp. 772.722.746.199,
– Hasil Retribusi Daerah sebesar Rp. 5 miliar,
– Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp. 15.122.479.371,
– Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah sebesar Rp. 155.848.789.817.

b. Pendapatan Transfer sebesar Rp. 2.112.512.125.000.

Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah sebesar Rp. 1.068.000.000.

 

II. Belanja Daerah

Belanja daerah sebesar Rp. 3.052.194.137.387, terdiri dari:

a. Belanja Operasi sebesar Rp. 1.895.417.234.963,

b. Belanja Modal sebesar Rp. 736.403.558.051,

c. Belanja Tidak Terduga sebesar Rp. 8 miliar,

d. Belanja Transfer sebesar Rp. 412.373.344.373.

“Belanja transfer ini diketahui adalah pembayaran dana bagi hasil untuk 10 kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Bengkulu,” ungkapnya.

 

III. Pembiayaan Daerah

a. Pendapatan sebesar Rp. 5 miliar,
b. Pengeluaran sebesar Rp. 15.080.000.000, sehingga pembiayaan netto sebesar Rp. 10.080.000.000

“Dua, menyetujui pembahasan Raperda tentang RAPBD Provinsi Bengkulu TA 2021 dapat dilanjutkan pada tahap berikutnya,” tandas Edwar Samsi.¬†(Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here