Dugaan Korupsi DD Rp. 227 Juta, Mantan Kades Semelako II Ditangkap Polres Lebong

0
40

BengkuluKito.Com, – Diduga menyelewengkan Dana Desa (DD) anggaran tahun 2019 yang lalu sebesar Rp. 227 juta, mantan Kepala Desa (Kades) Semelako II Kecamatan Lebong Tengah berinisial FS diamankan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satuan Reskrim (Sat Res) Polres Lebong.

Terhimpun, diamankannya FS oleh Sat Res Polres Lebong berawal adanya temuan dari pihak Inspektorat Daerah (Ipda) Kabupaten Lebong atas pengelolaan DD tahun 2019 di Desa Semelako II yang totalnya mencapai Rp. 848 juta menyebabkan Kerugian Negera (KN) sebesar Rp. 227 juta.

Atas dasar itulah, Unit Tipidkor Sat Res Polres Lebong melakukan penyelidikan hingga penyidikan dan menetapkan FS sebagai tersangka.

Dari total Rp 848 juta DD yang diperuntukan untuk Desa Semelako II didapat hanya terserap Rp. 527 juta, masing-masing DD tahap I sebesar Rp. 169 juta, tahap II sebesar Rp. 339 juta.

Sementara untuk tahap III tidak lagi dikelola oleh FS, karena masa jabatannya telah habis.

Kasat Reskrim Polres Lebong, Iptu Didik Mujiyanto menjelaskan, sebelumnya pada Jumat (28/11/2020) FS diminta untuk mendatangi Unit Tipitkor Sat Res Polres Lebong guna dimintai keterangan atas dugaan korupsi DD tahun 2019.

Pada saat itu, FS telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dikeluarkan surat perintah penahanan.

“Setelah ditetapkan sebagai tersangka, FS langsung kita tahan dan dititipkan di sel tahanan Mapolres Lebong,” jelasnya, dilansir dari tribratanewsbengkulu.com, Sabtu (28/11/20202).

Di mana dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya, sambung Kasat, atas dasar temuan dari pihak Ipda mendapati bahwa memang ada beberapa item pekerjaan fisik yang menggunakan DD yang dikurangi volumenya.

Sehingga menyebabkan KN yang mencapai Rp. 227 juta.

“Tersangka mencairkan DD tahun 2019 untuk tahap I dan II dengan total Rp. 527 juta dan didapatlah KN dari DD yang dicairkan oleh tersangka,” ujarnya.

Untuk saat ini, sambung Kasat Res, tersangka masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Unit Tipidkor Sat Res Polres Lebong.

Ketika ditanya apakah ada tersangka lain? Kasat menjawab, belum bisa menyampaikannya, namun pihaknya akan terus mendalaminya.

“Nanti kita lihat saja perkembangan lebih lanjut,” tutupnya. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here