Paripurna Jawaban Gubernur, Ini 5 Langkah Pemprov Bengkulu Tingkatkan PAD 2021

0
24

BengkuluKito.Com, – Dalam Rapat Paripurna dengan agenda jawaban gubernur terhadap pandangan fraksi di DPRD Provinsi, disebutkan Pemerintah Provinsi Bengkulu akan melakukan lima langkah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bengkulu tahun 2021, yang diproyeksikan sebesar Rp. 948.694.012.380.

Hal ini menjawab pandangan umum Fraksi Amanat dan Keadilan, yang disampaikan oleh Herizal Apriansyah, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Jum’at (27/11/2020).

Asisten II Provinsi Bengkulu Yuliswani saat membacakan Jawaban Gubernur Bengkulu terhadap pandangan umum fraksi-fraksi atas Raperda tentang RAPBD Provinsi Bengkulu TA 2021.

Plt Gubernur Dedy Ermansyah melalui Asisten II Pemprov Bengkulu Yuliswani mengatakan, terhadap PAD yang dianggarkan sebesar Rp. 949 miliar akan sulit dicapai sebagai akibat pandemi COVID-19, dan pihaknya dapat memahami itu.

Namun, kata dia, pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin karena PAD tersebut merupakan sumber pembiayaan dari program dan kegiatan yang telah direncanakan bersama.

Ia menuturkan, meskipun tidak mudah Pemprov Bengkulu akan berupaya dengan melakukan langkah-langkah, antara lain:

1. mengintensifkan sosialisasi terhadap seluruh pemilik kendaraan bermotor, terkait penerapan pajak progresif,

2. Optimalisasi kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi retribusi daerah dan lain-lain PAD yang sah dengan orientasi pada tarif dan potensi,

3. Meningkatkan koordinasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dalam pengisian jabatan pimpinan BUMD perbankan guna penguatan profesionalisme manajemen perbankan daerah,

4. Optimalisasi intensifikasi pendapatan pajak daerah melalui peningkatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait,

5. Menyelenggarakan rapat koordinasi dan fasilitasi dengan pemerintah kabupaten/kota.

Selain itu, menjawab pandangan Fraksi Persatuan Nurani Indonesia (FPNI), ia menyampaikan bahwa terdapat tujuh isu strategis permasalahan yang harus diatasi oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Kemudian, harapan agar dalam penyusunan RAPBD TA 2021 harus mampu membagi secara proporsional prioritas anggaran untuk setiap urusan pemerintahan yang menjadi skala prioritas utama, pihaknya mengucapkan terimakasih atas perhatian dan kepekaan FPNI.

“Kami sangat mengharapkan masukan dan dorongan dari anggota dewan yang terhormat, sehingga permasalahan-permasalahan yang ada di Provinsi Bengkulu dapat kita hadapi dan selesaikan secara bersama-sama,” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk imbauan agar Gubernur Bengkulu bersama Sekretaris Daerah dan OPD harus mampu menjabarkan APBD TA 2021 ke dalam rencana kegiatan yang sangat dibutuhkan untuk rakyat Provinsi Bengkulu, pihaknya mengucapkan terimakasih.

“Secara maksimal dan akuntabel akan kami tindaklanjuti,” tandasnya. (Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here