Hingga November 2020, 39 Kasus PPA Ditangani Polres Rejang Lebong

0
20

BengkuluKito.Com, – Hingga akhir November 2020 Polres Rejang Lebong mencatat telah menangani 39 kasus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Kabupaten Rejang Lebong.

Kepala Unit PPA Polres Rejang Lebong, Aiptu Desi Oktavianti menjelaskan dari jumlah kasus tersebut sebagian besar sudah naik ke penuntut umum bahkan sudah divonis majelis hakim pengadilan negeri setempat dan ada juga yang berakhir damai.

“Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditangani unit PPA Polres Rejang Lebong sampai saat ini sudah ada 39 kasus, sebagian besar kasusnya sudah dilimpahkan ke jaksa penuntut umum atau P21 yang kebanyakan adalah kasus persetubuhan,” kata dia, di Mapolres Rejang Lebong, Selasa (24/11/2020).

Dari 39 kasus yang ditangani unit PPA ini, lanjut Desi, sebanyak 19 kasus sudah naik ke JPU bahkan sudah selesai disidangkan di Pengadilan Negeri Curup.

Kemudian, 11 kasus lainnya dinyatakan SP3 atau dihentikan lantaran terjadi perdamaian antara pengadu dan teradu.

“Yang berakhir dengan perdamaian ini sebagian besar kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT dan ada juga perkelahian anak-anak, serta ada satu kasus diversi yakni kasus melibatkan anak yang ancaman hukumannya kurang dari tujuh tahun,” terangnya, dilansir dari tribratanewsbengkulu.com

Ia menambahkan, sisanya yang tiga kasus masih dalam penyidikan, salah satunya kasus pencabulan Ar (65) terhadap dua pelajar SMP di daerah itu yang ditangkap petugas pada Minggu (22/11/2020) serta lima kasus lainnya dalam proses penyelidikan.

Sejauh ini, terang Desi, banyaknya kasus PPA di wilayah itu, antara lain pengaruh media sosial, faktor ekonomi, dan perpecahan rumah tangga. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here