Diikuti 34 Kapolda dan 493 Kapolres, Kapolri Instruksikan Tak Ragu Tegakan Protokol Kesehatan!

0
28

BengkuluKito.Com, – Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) seluruh Indonesia di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh 34 Kapolda dan 493 Kapolres.

Peserta Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) seluruh Indonesia di Gedung Rupatama Mabes Polri.

Karena masih Pandemi COVID-19 atau Virus Corona, beberapa Kapolda dan Kapolres mengikuti acara ini secara virtual.

Hal itu dilakukan demi menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, dalam arahannya Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan beberapa arahan tegas kepada seluruh jajarannya di Indonesia.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono.

Diantaranya, terkait dengan penanganan COVID-19.

Argo menyebut, Kapolri menginstruksikan untuk para Kasatwil tidak ragu-ragu menegakan protokol kesehatan di masyarakat.

“Jadi kegiatan Apel Kasatwil ini berkaitan dengan beberapa hal. Penanganan COVID-19, bahwa penekanan pada undang-undang yaitu para Kapolda harus menegakkan protokol kesehatan, tidak ada keragu-raguan bersama dengan TNI, Satpol PP dan tokoh masyarakat,” ujarnya.

Arahan selanjutnya, terang Argo, para Kapolda dan Kapolres diminta untuk netralitas harga mati dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020.

Jajaran juga diinstruksikan menjaga keamanan saat pesta demokrasi itu berlangsung.

“Berkaitan dengan Pilkada Serentak 2020, tentunya mulai dari para Kapolda, Kapolres yang ada Pilkada nya serentak di 270 provinsi, kabupaten/kota akan melakukan pengamanan TPS, mengamankan kotak surat suara, imbauan tentang perhitungan suara dan pentahapan-pentahapan lainnya. Dalam Pilkada penekanannya adalah netralitas harga mati,” ungkap Argo.

Ia mengatakan, apabila Kasatwil melanggar hal tersebut, maka Kapolri tidak akan segan-segan memberikan sanks disiplin kepada jajarannya.

“Apabila ada anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran, ditekankan oleh bapak Kapolri melalui STR, Vidcon, atau arahan langsung akan ditindak tegas berdasarkan pelanggaran yang dilakukan di lapangan,” ucapnya.

Selain itu, arahan soal UU Cipta Kerja Omnibus Law, Kapolri memperbolehkan masyarakat menggelar aksi, namun para Kasatwil diinstruksikan untuk langsung menindak tegas apabila demonstrasi penolakan berujung anarkis.

“Berkaitan dengan Omnibus Law, tentunya akan dikeluarkan kebijakan, memang dalam menyampaikan pendapat telah diatur dalam amanat undang-undang, apabila terjadi anarkis akan ditindak tegas,” sampai Argo.

Sementara terkait pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Polri melakukan pengamanan dengan operasi khusus kepolisian terpusat dengan sandi Opera Lilin yang diselenggarakan mulai dari 23 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021.

“Pengamanan Operasi Lilin tersebut ada 191.534 personel yang dilibatkan dalam operasi, kemudian membuat 4.216 pos pelayanan dan pos pengamanan. Untuk kegiatan tersebut kami mengedepankan kegiatan simpati dan tidak ada represif,” tutur Argo.

Aksi simpati, sambung dia, Kapolri berkeinginan agar jajarannya melakukan aksi simpatik kepada masyarakat khususnya pengguna jalan apabila ada yang melanggar dengan cara memberikan bantuan sosial berupa Sembako, masker serta hand sanitizer.

“Melalui Aslog, Kapolri menyampaikan telah menyediakan 5.000 ton beras yang saat ini berada di Bulog untuk diberikan kepada Polda dan Polres seluruh Indonesia agar dapat digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak COVID-19. Terkait pendistribusiannya akan dirumuskan oleh Aslog,” jelasnya.

Dalam Rapim Apel Kasatwil tahun 2020, Kapolri menekankan seluruh kegiatan difokuskan kepada giat kemanusiaan/bakti sosial, sinergitas TNI-Polri mengkristal di dalam hati seluruh anggota dan pembinaan personel kepolisian dengan reward and punishment.

Disisi lain, Argo menegaskan sejak kepemimpinan Kapolri Idham Aziz dan telah dirumuskan oleh ASDM Kapolri bahwa sampai saat ini tidak ada anjak/seluruhnya memiliki jabatan dan sudah ditempatkan.

“Nantinya akan datang lulusan Lemhanas dan Sesko TNI dari kepolisian yang akan langsung ditempatkan sesuai dengan kompetensinya,” ujar Argo.

“Polri berharap Apel Kasatwil T.A 2020 untuk kemasyarakatan bangsa Indonesia dapat bermanfaat,” tambah dia mengakhiri pernyataannya.

Senada dengan yang disampaikan Kadiv Humas Polri, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, seusai video conference mengungkapkan pihaknya akan terus berupaya untuk hadir di tengah masyarakat disetiap situasi untuk menciptakan situasi yang tetap kondusif.

“Dengan tetap bersinergi bersama TNI, terutama di masa pandemi penanggulangan penyebaran virus COVID -19,” tandas Sudarno. (JR/rilis)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here