Dokumen Surat dan Bukti Lengkap, Fitriansyah: Kita Tinggal Tunggu Jadwal Sidang

0
93

BengkuluKito.Com, – Tim Hukum Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Susilawati-Ruswan menyebut laporan yang disampaikan pihaknya ke Bawaslu Provinsi Bengkulu sudah lengkap dan tinggal menunggu jadwal persidangan, Selasa (24/11/2020).

Demikian disampaikan Fitriansyah, salah satu Tim Hukum Paslon Susilawati – Ruswan.

Ia menerangkan, perkembangan laporan Tim Paslon Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Susilawati – Ruswan yang disampaikan ke Bawaslu Provinsi Bengkulu pada Jum’at, 20 November 2020 lalu terkait Pelanggaran Administrasi Pemilihan TSM yang diduga dilakukan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Syamsul – Hendra, telah dinyatakan lengkap setelah kuasa hukum pelapor melengkapi kekurangan beberapa dokumen alat bukti.

“Iya, kami Senin siang (23/11/2020) sesuai dengan Perbawaslu Nomor 9 tahun 2020 sudah menyerahkan beberapa kekurangan dokumen surat dan bukti lainnya terkait peristiwa dugaan pelanggaran TSM yang dilakukan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Syamsul – Hendra, dan laporan Tim Kampanye Paslon Susilawati – Ruswan sudah dinyatakan lengkap oleh Bawaslu Provinsi Bengkulu,” ujar Fitriansyah.

“Kita tinggal menunggu jadwal persidangan pendahuluan yang akan dijadwalkan Bawaslu beberapa hari ke depan karena ketentuan memeriksa dan memutus laporan pelanggaran administrasi TSM dibatasi waktu 14 hari sejak dinyatakan lengkap,” tambah dia.

Fitriansyah menyebut, selain laporan pelanggaran TSM yang disampaikan ke Bawaslu Provinsi Bengkulu, laporan juga ditembuskan ke Bawaslu Republik Indonesia.

“Sudah dikirim ke Bawaslu RI, tembusan laporan pelanggaran TSM,” ujarnya.

Dia menambahkan, kuasa hukum tetap berkeyakinan dengan bukti-bukti yang ada, laporan pelanggaran TSM yang disampaikan ke Bawaslu Provinsi Bengkulu akan dikabulkan majelis pemeriksa.

“Iya, kami sejak awal tetap berkeyakinan pelanggaran yang kami laporkan akan terbukti dalam persidangan nanti karena peristiwa kecurangan terjadi secara Terstruktur, Sistematis, dan Masif,” sampainya.

“Tindakan kami melaporkan pelanggaran TSM ini adalah salah satu upaya untuk melindungi ASN di lingkungan Pemkab Rejang Lebong dari oknum-oknum pejabat yang ingin memperalat ASN demi kepentingan politik,” pungkas Tim Hukum Paslon Susilawati – Ruswan. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here