Diduga Libatkan ASN di Pilbup RL, Tim Hukum Susilawati-Ruswan Lapor ke Bawaslu

0
109

BengkuluKito.Com, – Tim Hukum Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong, Hj. Susilawati-H. Ruswan YS, resmi melapor ke Bawaslu Provinsi Bengkulu, Jum’at (20/11/2020).

Hal ini terkait dugaan adanya pelanggaran berupa keterlibatan ASN dalam memenangkan salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong tahun 2020.

Demikian disampaikan Tim Hukum Paslon Hj. Susilawati-H. Ruswan YS (SR), yaitu Agustam Rachman, Fitriansyah, Aan Julianda, Syamsul Ariffin, dan Aprinaldi melalui press release.

Disampaikan Fitriansyah, salah seorang Tim Hukum Paslon Hj. Susilawati-H. Ruswan YS, pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong dihebohkan dengan isu adanya keterlibatan ASN, Tenaga Honorer/Kontrak dalam memenangkan salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong tahun 2020.

Beredarnya rekaman suara beberapa pertemuan ASN di lingkup Pemerintahan Daerah Kabupaten Rejang Lebong yang dikoordinir oleh oknum-oknum ASN, kata Fitriansyah, diduga telah berlangsung sejak masa kampanye pasangan calon dan terjadi di seluruh wilayah per kecamatan se-Kabupaten Rejang Lebong.

“Benar, tadi siang (Jum’at, 20/11/2020) kami secara resmi telah melaporkan salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Syamsul Effendi – Hendra ke Bawaslu Provinsi Bengkulu,” terangnya.

Sesuai dengan bukti yang didapatkan, menurut Fitriansyah, kecurangan tersebut diduga dilakukan oleh salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong secara Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM).

Dengan cara, memanfaatkan kedudukan dan kewenangan salah satu pejabat daerah untuk memerintahkan/melibatkan seluruh ASN agar aktif secara bersama-sama mendukung dan mempengaruhi pemilih lainnya dengan memberikan dan/atau menjanjikan uang atau materi lainnya.

“Kecurangan seperti ini masuk dalam kategori dugaan pelanggaran Administrasi TSM,” ungkapnya.

Ia menuturkan, kecurangan ini harus ditindak karena melibatkan aparatur negara.

“Kalau tidak, maka harapan kita terhadap pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Rejang Lebong akan berjalan secara jujur dan fair tidak akan mungkin terwujud,” sampainya.

“Sebagai pelapor dugaan pelanggaraan, kami berharap Bawaslu Provinsi sesuai kewenangannya dapat memeriksa dan memutuskan mendiskualifikasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Syamsul Effendi – Hendra yang melakukan kecurangan TSM,” pungkas Tim Hukum Paslon Susilawati-Ruswan YS. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here