Paripurna HUT ke-52 Provinsi Bengkulu, DPRD Sampaikan 8 Hal untuk Pemprov

0
18

BengkuluKito.Com, – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi ke-52, DPRD Provinsi Bengkulu menyampaikan 8 hal untuk menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Bengkulu, Rabu (18/11/2020).

Demikian disampaikan Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri, dalam Rapat Paripurna ke-1 DPRD Provinsi Bengkulu Masa Persidangan ke-3 Tahun Sidang 2020.

Rapat Paripurna HUT Provinsi Bengkulu ke-52.

Dikatakan Ihsan, dengan semangat HUT ke-52 Provinsi Bengkulu, dirinya mengajak untuk melanjutkan gerakan nasional ‘ayo kerja’ demi kemajuan pembangunan Provinsi Bengkulu.

Sebagaimana diketahui, terang dia, Provinsi Bengkulu dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1967 junto Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1968 tanggal 18 November Tahun 1968.

“Tanggal tersebut telah ditetapkan sebagai hari dan tanggal berdirinya Provinsi Bengkulu yang diperingati setiap tahun dan acara puncaknya dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Bengkulu,” ujarnya.

Peringatan hari ulang tahun seperti yang diselenggarakan pada hari ini, menurut Ihsan, mempunyai makna yang sangat penting.

Karena selain dapat bersilaturahmi dengan para pejuang, para mantan gubernur, tokoh masyarakat, juga dapat menelusuri dan mengevaluasi tentang perjalanan keberadaan Provinsi Bengkulu mengenai pembangunan yang telah dicapai maupun kendala-kendala yang ditemui.

“Baik kemajuan, kekurangan, kelemahannya maupun kebijakan-kebijakan yang telah kita laksanakan. Dan kebijakan yang akan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan serta pelayanan kepada masyarakat,” sampai politisi dari Partai PDIP Bengkulu.

Ia menyebut, tentu kesemuanya ini dalam bentuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Bengkulu.

“Kita menyadari sepenuhnya, bahwa untuk membentuk Provinsi Bengkulu tidak semudah membalik telapak tangan,” ucapnya.

Banyak sekali pengorbanan dan tantangan yang dihadapi oleh para pejuang dan pendiri Provinsi Bengkulu untuk mewujudkan Provinsi Bengkulu yang dicintai ini.

Oleh karena itu, sambung dia, sudah sepatutnya pada kesempatan yang berbahagia ini pihaknya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi nya atas jasa dan pengorbanan pejuang dan pendiri Provinsi Bengkulu.

Untuk menjaga agar pengorbanan dan perjuangan mereka tidak sia-sia, pada kesempatan ini Ihsan mengajak seluruh lapisan masyarakat menyatukan tekad dan semangat untuk berbuat yang terbaik dalam rangka menuju masa depan yang lebih cerah.

Melalui, upaya mengisi dan mempercepat pembangunan di Provinsi Bengkulu dan menjaga agar daerah yang dicinta ini tetap kondusif.

Dia menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, bahwa tugas dan fungsi dewan selain menampung dan menyerap aspirasi masyarakat, dewan juga mempunyai fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan.

Tugas dan fungsi tersebut telah dilaksanakan oleh dewan bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu. Namun, pihaknya menyadari bahwa tugas dan fungsi dimaksud belum dapat dilaksanakan secara maksimal.

“Kita semua mengetahui, bahwa lebih kurang sudah 4 tahun 9 bulan gubernur beserta jajarannya telah menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, serta pembinaan masyarakat. Dengan kurun waktu tersebut, tentu banyak hal-hal yang belum dapat dilaksanakan,” ungkapnya.

“Namun demikian, tidaklah berlebihan bila kami katakan sudah menampakkan kemajuan dalam peningkatan pembangunan daerah Provinsi Bengkulu,” tambah Ihsan.

Di samping itu, pihaknya juga berharap kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu agar memperhatikan dengan sungguh-sungguh terhadap beberapa hal sebagai berikut:

1. Masih banyaknya infrastruktur di Provinsi Bengkulu yang perlu menjadi perhatian serius dari Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu.

2. Adanya sinergi antar stakeholder dan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan kabupaten/kota dalam hal antisipasi bencana alam dan penyelesaian dampak bencana karena sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat Provinsi Bengkulu.

Seperti penanganan bencana banjir, tanah longsor yang sering terjadi pada saat musim hujan.

3. Melakukan pengkajian dan memastikan produk unggulan yang mempunyai kemampuan daya saing dan memberikan nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

4. Dalam rangka meningkatkan hasil swasembada pangan di masyakarakat, kiranya Pemerintah Provinsi Bengkulu bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota mensosialisasikan larangan agar masyarakat tidak mengalihfungsikan lahan pertanian padi sawah menjadi kebun sawit dan pembatasan terhadap perizinan perkebunan.

Karena peralihan lahan dari pertanian ke kebun sawit dampaknya sangat terasa dengan ketersediaan beras di Provinsi Bengkulu.

5. Penanaman modal merupakan salah satu urusan wajib Pemerintah daerah, maka harus mendapatkan perhatian yang lebih besar dari Pemerintah Provinsi Bengkulu agar ke depan Pemerintah Provinsi lebih serius lagi mendatangkan investor ke daerah dengan memberikan kemudahan-kemudahan kepada investor untuk berinvestasi ke Provinsi Bengkulu.

6. Pemerintah perlu menyiapkan industri hilir untuk mengelola hasil-hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Dengan melaksanakan program peningkatan pasca panen dan pemasaran komoditas hasil pertanian dan perlunya pengembangan agroindustri baik skala besar atau skala kecil yang mengelola hasil pertanian yang akan meningkatkan nilai tambah bagi petani.

Antara lain dengan menambah dan memperbaiki irigasi, jalan sentral produksi, peternakan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan. Menetapkan daerah sentral produksi tanaman unggulan perkebunan yang tersosialisasikan di tengah-tengah masyarakat.

7. Agar kiranya Pemerintah Provinsi Bengkulu mengoptimalkan serapan anggaran dan memastikan program pemerintah tersebut terlaksana sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesejahterakan masyarakat Provinsi Bengkulu, serta bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota secara berkesinambungan.

8. Pemerintah Provinsi Bengkulu harus memprioritaskan pertumbuhan sektor pariwisata bahari, dengan memulai memperhatikan ketersediaan sumber daya pariwisata yang berkualitas dan mempercepat pembangunan sarana pendukung untuk sektor pariwisata bahari yang terhubung, sebagai salah satu upaya bersama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara signifikan. (Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here