Kabid Humas: Apapun Alasannya, Sweeping Tidak Diperbolehkan!

0
21

BengkuluKito.Com, – Pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang dianggap membela mereka yang melecehkan Islam, menimbulkan reaksi keras di banyak negara muslim.

Salah satunya adalah seruan memboikot produk Prancis oleh masyarakat muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Dalam beberapa hari terakhir, kelompok-kelompok Ormas Islam, meminta kaum muslim untuk tidak membeli atau menggunakan produk-produk bikinan Prancis ini.

Tentu saja, apa yang dilakukan mereka bukanlah sebuah pelanggaran.

Adalah hak mereka untuk tidak membeli, menggunakan atau menyerukan kepada masyarakat agar melakukan hal yang sama.

Namun, jika mereka bergerak untuk melakukan sweeping, mengambil barang-barang tersebut tanpa membayar, memaksa pemilik toko untuk tidak menjual barang-barang Prancis tersebut, tentu tidak bisa dibenarkan.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol. Sudarno, mengatakan memaksa, menggunakan kekerasan, apalagi disertai ancaman, adalah melawan hukum.

Karena itu, kata dia, seruan Polri agar setiap masyarakat tidak melakukan sweeping, harusnya dipatuhi dan dijalankan oleh semua masyarakat.

“Janganlah niat baik, bela agama dan nabi, justru dilakukan dengan cara tidak terpuji,” ungkapnya, dilansir dari tribratanewsbengkulu.com

Selain melawan hukum, terang Sudarno, mereka akhirnya juga menyusahkan masyarakat sendiri akibat aksi-aksi yang dilakukan.

“Jika itu dilakukan mereka, yang diluar sana bisa tertawa, karena menjadikan kita ribut sendiri,” tandas Kabid Humas. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here