Masuk DPO, Anak Putus Sekolah Ditangkap Polisi

0
21

BengkuluKito.Com, – Gi (15) pelaku penjambretan yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) berhasil dibekuk anggota Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan (BS).

Pelaku yang merupakan anak putus sekolah ini dibekuk, Jum’at dini hari kemarin (30/10/2020), sekitar pukul 01.00 WIB, di salah satu rumah kerabat orang tuanya di Perumnas Padang Kemiling, Kota Bengkulu.

Sebelumnya, terlebih dahulu dibekuk Ju (17). Ia merupakan salah satu pelaku penjambretan terhadap korban SS (15) pelajar salah satu SMA sederajat di Bengkulu Selatan (BS).

Kanit Pidum Polres BS, Ipda M Bintang Azhar mengatakan, pelaku penjambretan terhadap korban pada, Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 16.45 WIB di jalan raya Kelurahan Kayu Kunyit, Manna sebanyak dua orang yakni, Ju (17) dan Gi (15).

Ju berhasil dibekuk pada Selasa (20/10/2020) sekitar pukul pukul 16.40 WIB, tepat di depan warung manisan di Desa Selika II.

Saat itu, terang Kanit, Ju sedang duduk santai di depan warung tersebut.

Sedangkan Gi, ketika didatangi rumah orang tuanya, Gi sudah kabur.

Kemudian diketahui Gi berada di Kota Bengkulu. Hingga akhirnya Tim Totaici Satreskrim Polres BS memburunya ke Kota Bengkulu dan berhasil dibekuk, Jum’at dini hari.

“Kedua pelaku semuanya sudah berhasil kami bekuk, saat ini sudah kami tahan untuk proses lebih lanjut,” terang M. Bintang Azhar, dilansir dari tribratanewsbengkulu.com

Terhimpun, kronologis kejadian pada Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 16.45 WIB di jalan raya Kelurahan Kayu Kunyit, Manna. Saat itu korban bersama rekannya DY (15) yang juga pelajar berboncengan sepeda motor.

Motor tersebut dikemudikan oleh DY, sedangkan korban yang dibonceng.

Keduanya berjalan dari Pantai Pasar Bawah menuju rumah sepupunya di Kelurahan Kayu Kunyit, Manna.

Hanya saja, sesampainya di jalan raya Kelurahan Kayu Kunyit, korban dipepet dari sebelah kiri oleh dua orang laki-laki yang tidak dikenal mengendarai satu unit sepeda motor.

Saat itu korban sedang main HP di atas sepeda motor. Lalu, salah satu dari kedua pelaku tersebut merampas HP korban yg sedang dipegang oleh korban dan korban berusaha mempertahankan HP miliknya.

Selanjutnya pelaku menendang sepeda motor yang dikendarai oleh korban dan kawannya. Sehingga, sepeda motor korban terjatuh.

Hal itu mengakibatkan korban dan kawannya mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki.

Adapun kedua pelaku melihat korban terjatuh, langsung merampas HP korban dengan mudah, setelah itu kedua pelaku melarikan diri ke arah Kecamatan Bungas Mas.

Akibatnya, HP kesayangan milik korban merk OPPO A7 warna Silver raib. Korban mengalami kerugian sekitar Rp. 3 juta. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here