Upah Buruh Tidak Diperhatikan, Serikat Pekerja Inginkan Perubahan dari HELMI-MUSLIHAN

0
101

BengkuluKito.Com,- Persoalan Omnibuslaw UU Cipta Kerja masih menjadi agenda para pekerja (buruh), terutama buruh di tingkat kabupaten baik di perkebunan maupun disektor informal.

Dalam kunjungan Calon Wakil Gubernur Muslihan Diding Sutrisno ke Kantor SPTI Kabupaten Mukomuko, masalah Kenaikan Upah minimum, menjadi tofik utama pembahasan kelompok Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Kabupaten Mukomuko, minggu (25/10/2020).

Selain permintaan untuk menaikan upah minimum bagi pegawai/buruh perusahaan jika nantinya Pasangan Calon Helmi-Muslihan Terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.

Pertemuan yang digelar di Desa Sibak Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko sore hari tadi, turut di ikuti oleh tokoh masyarakat setempat dan perwakilan Serikat pekerja.

Dalam kesempatan itu, Cawagub Muslihan Diding Soetrisno mendapatkan sanjungan atas dimekarkanya Kabupaten Mukomuko dimasa menjabat Bupati Bengkulu Utara.

“Kami sangat berterimakasih, berkat Pak Muslihan. Mukomuko saat ini resmi menjadi Kabupaten. Dan kami mendukung penuh kemenangan Helmi-Muslihan di Mukomuko.” Ujar Hasan Basrin tokoh masyarakat.

Disamping permintaan kenaikan upah minimum bagi buruh perusahaan. SPTI yang diwakili oleh Hasran Basrin, berharap nantinya agar HGU yang perizinannya telah habis, untuk dikembalikan ke Masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Cawagub Muslihan Diding Soetrisno menyampaikan apa yang menjadi usulan SPTI dan tokoh masyarakat akan menjadi catatan penting bagi Helmi-muslihan kedepan.

“Salah satu dari 20 Program Helmi-Muslihan adalah mendorong 100 ribu lapangan kerja bukanlah slogan belaka, itu merupakan prioritas utama kita hari ini, banyak pengangguran didesa-desa, jika kita berpangku tangan dan tidak melakukan intervensi membuka peluang usaha di desa, bagaimana anak-anak kita hari ini yang sudah tamat sekolah ? Jadi harus ada intervensi dan campur tangan pemerintah daerah” Terang Mantan Bupati Bengkulu Utara disambut tepuk tangan para buruh.

“Investasi kita butuhkan, namun jangan sampai melahirkan kesengsaraan baru bagi masyarakat di Propinsi Bengkulu, karena itu kita harus memikirkan ada upaya redistribusi lahan sebagian dari HGU yang sudah habis atau mau di perpanjang” tegas Muslihan Diding Soetrisno dihadapan para tokoh.

Diakhir sambutannya, Muslihan mengucapkan terima kasih Serta memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan untuk kemenangan Helmi-Muslihan di Kabupaten Mukomuko.

“Insyallah apa yang menjadi harapan masyarakat akan dapat diwujudkan.” Ujarnya. (ARL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here