Komisi 4 DPRD Provinsi minta Cabut Pergub Tarif Ambulance RSUD M.Yunus

0
18

BengkuluKito.Com,- Banyaknya keluhan keluarga pasien atas adanya tarif pemakaian Ambulance atau Mobil Jenazah di Rumah Sakit M.Yunus berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 14 Tahun 2017 tentang Tarif Pelayanan Badan Layanan Umum Daerah RSUD M.Yunus.

Pelayanan Non Medik sebagaimana diatur dalam Pergub tersebut salah satunya adalah Penggunaan Mobil Ambulance atau Mobil Jenazah yang harus digratiskan pada masyarakat.

”Peristiwa Jenazah dibawa pakai kantong asoy, peristiwa keluarga harus berhutang untuk bawa pasien, bawa orang sakit pakai angkot atau mobil pick up harusny tidak terjadi jika anggaran kesehatan bisa dialokasikan subsidi untuk rakyat. Jadi harusnya pelayanan non medik Ambulance atau mobil jenazah bisa Gratis” keluh Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Propinsi Bengkulu Dempo Exler.

”Gubernur Rohidin jangan cuma Cuap-Cuap Sukses Programnya, mestinya dia sudah mengevaluasi tarif Pergub, jangan tidak mau tahu keluhan masyarakatnya atas situasi ekonomi saat pelayanan kesehatan dipertanyakan” jelas Dempo Exler

Ditambahkan Dempo, tidak selesai dengan kebijaksanaan pribadi, prinsip “kebijakasanaan” itu bentuk halus dalam pelanggaran aturan, tapi harus evaluasi Pergubnya. Karena Pergub tersebut dasar Pelayanan RSUD M. Yunus memungut.

“Perlu diingat, RSUD itu adalah badan layanan umum, fokusnya adalah pelayanan kesehatan, jadi gak semuanya harus bicara untung, harus fokus melayani meskipun rugi. Kan APBD/APBN yang mensubsidi” tutup Dempo melalui sambungan telpon.

Diketahui Pergub tentang tarif pelayanan Ambulance/mobil jenazah ini sudah menjadi keluhan pasien dan keluarga pasien ketika ingin mendapatkan pelayanan penjemputan/pengantaran atau saat pasien pulang atau meninggal dunia.

peristiwa terakhir juga terjadi ketika pasien yang meninggal dunia dari warga desa Tebing Kaning yang diduga Terdampak Covid19 tidak dilakukan sesuai prosedur protokol kesehatan Covid19 dibawa pulang hanya sopir dan Ambulance saja. (ARL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here