Komisi I Pastikan Tuntutan Warga Dipenuhi PT. Agricinal, Usin: Warga Jangan Mau Dibenturkan

0
373

BengkuluKito.Com,– Siang tadi kantor DPRD Propinsi Bengkulu dipenuhi Perwakilan warga dari 5 desa yang berada dalam wilayah Kecamatan Putri Hijau dan Marga Sakti Sebelat Kabupaten Bengkulu Utara.

Kedatangan mereka terkait tuntutan pelepasan sebagian lahan HGU PT.Agricinal yang akan habis dan pada saat ini sedang proses perpanjangan.

Pertemuan dengan Komisi 1 DPRD Propinsi dipimpin oleh Sekretaris Komisi 1 H.Badrun Hasani,SH,MH dan didampingi Anggota Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH, Jonaidi,SP dan Mega Sulastri yang mendengarkan penyampaian warga atas tuntutan pada HGU tersebut, Selasa (20/10).

Setelah pertemuan tersebut, Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi, H. Badrun Hasani, SH MH mengemukakan, ada peluang warga 5 desa diantaranya Pasar Sebelat, Talang Arah, Suka Negara, Suka Medan, dan Suka Medan dipenuhi.

“Bahkan masih ada ruang untuk memasukkan tuntutan hingga sebagian lahan HGU PT Agricinal dilepaskan,” ungkap Badrun.

Badrun menambahkan, dengan peluang itu warga diminta segera melengkapi data yang telah tertuang dalam notulen rapat.

“Pertama data warga yang memiliki plasma, warga penggarap lahan dalam HGU, lahan fasilitas umum (Fasum), dan kebun kas desa penyangga yang luasannya sekitar 15 Hektar. Diharapkan data itu segera disampaikan, karena Panitia B sudah bergerak memproses perpanjangan HGU PT. Agricinal,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD lainnya, Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH mengatakan, terkait polemik ini pihaknya mengagendakan untuk mengundang BPN Provinsi Bengkulu, BPN Kabupaten Bengkulu Utara dan Panitia B.

“Kami juga sudah menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap manajemen PT Agricinal yang sebelumnya mangkir. Namun kita tetap meminta warga jangan mau dibenturkan, masing-masing harus menahan diri, hingga tidak bertentangan dengan aturan. Kita pastikan ikut berjuang untuk kepentingan warga,” tegas Usin.

Kades Pasar Sebelat, Zamari berprinsip mendukung penuh tuntutan warga, dan merestui perpanjangan HGU PT Agricinal. Namun sesuaikan juga dengan kondisi yakni akan kebutuhan lahan bagi warga, mengingat pertumbuhan penduduk terus terjadi.

”Kita berharap adanya win-win solution dari masalah ini. Sehingga polemik HGU ini tidak terus-terusan berkepanjangan,” sampai Zamari yang tak jauh berbeda juga dengan harapan Camat Putri Hijau, Sutrisno.

“Tapi kita meminta, perpanjangan HGU itu disesuaikan dengan kondisi saat ini. Mengingat warga juga membutuhkan lahan baik untuk pemukiman ataupun pertanian, seiring dengan pertumbuhan penduduk,” sampainya.

Diawal hearing, perwakilan warga Pasar Sebelat, Aspan Bangun menyampaikan, bukan tuntutan pelepasan sebagian HGU PT Agricinal dengan luas sekitar 3.976,84 Ha yang diminta, tetapi pihaknya juga berharap adanya kepastian total HGU PT Agricinal.

“Kami sama sekali tidak tahu berapa total luas HGU PT Agricinal itu, ada sebagian bilang 6.000an hektar, ada yang bilang 8.000an hektar bahkan ada yang bilang realitasnya 9.000an hektar, karena antara BPN Provinsi dengan Kabupaten tak terbuka dan saling lempar ketika ditanya,” tandas Aspan. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here