Aksi Protes Warga Tebing Kaning, Cermin Gugus Tugas Covid Propinsi Bengkulu Tidak Fokus

0
32

BengkuluKito.Com, – Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Exler angkat bicara terkait ricuh yang terjadi di Desa Tebing Kaning Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara, senin (19/10) pagi hari tadi, dengan aksi blokade jalan oleh warga setempat.

Menurut Dempo, aksi unjuk rasa yang terjadi, diduga akibat amburadulnya penanganan Covid oleh Gugus Tugas Covid-19 tingkat Provinsi.

Dimana, dalam penanganannya, jenazah pasien warga Desa Tebing Kaning yang dinyatakan terpapar Covid-19 oleh tim medis, dalam penangananya diduga tidak memenuhi protokol penanganan pemakaman pasien covid pada umumnya. Sehingga, menimbulkan pertanyaan dimasyarakat, hingga berujung dengan kekisruhan.

Aksi warga desa Tebing Kaning terkait Protes Covid

Dan apabila  penanganan pemakaman jenazah dilakukan sesuai prosedur oleh Tim Gugus Tugas, maka kekisruhan dimasyarakat yang berujung dengan aksi unjuk rasa dan blokade jalan tidak akan terjadi.

“Mereka ini bertanya-tanya. Apakah benar warga mereka meninggal akibat Covid. Sedangkan pemakamanya tidak sesuai dengan prosedur.” Ujar Dempo di kantor DPRD siang tadi.

Adanya peristiwa ini, imbuh Dempo lagi, dapat kita pastikan krisis kepemimpinan ditubuh Gugus Tugas, yang berimbas dengan kurangnya koordinasi antar Tim Gugus Tugas Covid-19. Terlebih lagi beberapa Kepala Dinas yang yang semestinya fokus dalam penanganan Covid-19. Saat ini tidak lagi standby untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai Gugus Tugas, dalam penanganan Covid-19 di Provinsi Bengkulu, lantaran diberikan beban tugas tambahan sebagai Pjs Bupati Lebong.

“Saya sudah ingatkan sebaikan PJs Bupati Lebong yang notabene Kadis Kesehatan serta Ketua Gugus Tugas Covid Propinsi Bengkulu fokus, Pemerintah harus melakukan evaluasi terkait beban kerja tambahan yang diberikan kepada Gugus Tugas. Selain agar peristiwa kericuhan serupa tidak terjadi, saat ini kasus Covid di Bengkulu terus meningkat.” Tandasnya. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here