3 Pelaku Diringkus Saat Transaksi Tembakau Gorila, 2 Diantaranya Berstatus Pelajar

0
64

BengkuluKito.Com, – Dua pelajar STM dan seorang pengedar tembakau gorila ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkulu, Kamis (16/7/2020).

Ketiga tersangka yang diamankan Satnarkoba Polres Bengkulu.

Bersama mereka, ikut disita satu klip plastik bening berisi tembakau gorila, 8 linting tembakau gorila, 11 buah pipet plastik, 1 blok kertas papir, serta 2 unit handphone dan sepeda motor.

Kasat Narkoba Polres Bengkulu, Iptu Sampson Sosa Hutapea mengatakan, penangkapan dilakukan pada Kamis 9 Juli 2020 sekira pukul 17.00 WIB di kawasan Pinang Mas Kota Bengkulu.

Di lokasi itu, polisi menangkap dua orang pelajar DK (16) dan AN (18) warga Rawa Makmur Kota Bengkulu.

“Awalnya kami amankan dua pelaku yang telah melakukan transaksi narkoba berikut barang bukti 8 linting tembakau sintetis atau tembakau gorila. Pelakunya adalah pelajar STM berinisial DK dan AN,” ungkap Kasat Narkoba, kepada awak jurnalis di Mapolres Bengkulu.

Tak lama dari penangkapan awal tersebut, polisi kembali menangkap pengedar tembakau gorila TD (19) di kawasan Bentiring Kota Bengkulu.

“Pengembangan, kami menangkap satu pelaku lagi yang terindikasi sebagai penjual tembakau kepada dua pelajar tersebut. Pelaku TD kami tangkap bersama barang bukti satu klip plastik tembakau gorila, sebelas pipet plastik, kertas papir dan barang bukti lainnya,” kata Sampson.

Sementara itu, pelaku DK dan AN sudah dua kali membeli narkotika sintetis tembakau gorila dari pelaku TD.

Diakui kedua pelajar itu, mereka menggunakan tembakau gorila lantaran penasaran dan coba-coba.

“Awalnya penasaran, tau dari teman lewat medsos. Sudah dua kali beli, satu paket 200 ribu,” singkat pelaku DK.

Kasus narkotika yang melibatkan dua pelajar ini, masih diproses penyidik Satnarkoba Polres Bengkulu.

Ketiganya disangka Pasal 114 ayat 1 dan Pasal 111 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukuman nya bisa 4 tahun penjara,” pungkas Kasat Narkoba. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here