“Kalau Merasa Itu Bukan Aset Pemkot, Biarkan Pengadilan yang Memperjelas”

0
72

BengkuluKito.Com, – Heri Ifzan, mantan Ketua Pansus Aset di DPRD Kota Bengkulu menegaskan jika ada pihak-pihak tertentu yang merasa lahan seluas 8,6 hektare di Bentiring itu bukan aset Pemkot, maka biarkan pengadilan yang memperjelas, Rabu (15/7/2020).

“Kalau ada pihak-pihak tertentu yang merasa bahwa itu bukan aset (Pemkot), biarkanlah pengadilan nanti yang memperjelas persoalan ini,” terang Heri.

Menurut Heri, tentu orang-orang di pengadilan sudah sangat profesional dalam hal ini.

“Nah kalau Pansus ini kan tidak bisa melakukan eksekusi hukum, karena tugas dan kapasitas DPR itu hanya fungsi pengawasan,” ungkap dia.

Heri mengatakan, rekomendasi (Pansus) itu menyampaikan, memberikan petunjuk ini adalah lahan pemerintah daerah. Dibeli atas dasar menggunakan APBD tahun 1994-1995 pada saat pemerintahan wali Kota waktu itu.

“Kan seperti itu. Nah kalau Pansus harus mengeksekusi, bukan ranahnya Pansus lagi. Artinya ada ranah-ranah tertentu. Seharusnya ketika Pansus sudah bekerja kemarin, kita sudah sampaikan kepada pihak pencatatan aset pemerintah, mereka ini yang bergerak,” jelasnya.

“Itu lo guna mereka, tugas mereka yang ada di pemerintahan, di aset,” tambah Heri.

Ia menyampaikan, mereka ini digaji menggunakan uang negara. Tugas mereka itu sesuai dengan aturan yang ada.

“Kalau kami sewaktu berdirinya Pansus ini, tugas DPR yang kami lakukan. Jelas dalam aturannya, fungsi DPR itu pengawasan. Nah, fungsi pengawasan ini tentu hanya memberikan rekomendasi, memperjelas persoalan-persoalan. Seperti itu,” pungkasnya. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here