Bahas UU Minerba Terbaru, Mahupala Unib Bersama IMW Gelar Tour Webinar

0
71

BengkuluKito.Com, – Guna membahas Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba, Mahasiswa Hukum Pecinta Alam Fakultas Hukum (Mahupala FH) Unib bersama Indonesia Mining Watch (IMW) menggelar Tour Webinar.

Kegiatan ini mengangkat tema ‘Merebut Kembali Kedaulatan Negara di Sektor Minerba’, Minggu (12/7/2020).

Hal ini dilakukan lantaran pengesahan RUU Minerba dinilai dilakukan pada momen yang tidak tepat, yakni pada masa pandemi COVID-19 dan tidak berpihak terhadap masyarakat.

Dikatakan Ketua Umum Mahupala FH Unib, Nico Manik, banyaknya kontroversi yang menaungi pengesahan UU Minerba, baik secara formiil maupun materiil mendorong masyarakat untuk berkoalisi dalam mengajukan uji materi UU Minerba ke Mahkamah Konstitusi.

“Kegiatan webinar tour yang dilaksanakan Mahupaala Unib bersama IMW merupakan salah satu bentuk dukungan bagi masyarakat dan upaya uji materi UU Minerba,” terang Nico.

Kegiatan ini, kata Nico, diharapkan mampu menjadi media untuk mengedukasi masyarakat tentang ilmu seputar Minerba.

Kemudian, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong kembali para mahasiswa untuk berperan aktif dalam upaya membela kepentingan rakyat yang terus dikesampingkan demi kepentingan beberapa elit yang tidak bertanggung jawab.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Senin 13 Juli 2020 pukul 14.00-16.00 WIB,” ujarnya.

Sementara itu, Pakar Hukum Pertambangan yang juga Sekjen IMW, Ahmad Redi menyampaikan pembahasan RUU Minerba sebaiknya ditunda karena belum siap secara formil dan materiil.

“Secara formil, kondisi darurat bencana pendemi corona membuat law making process tak akan efektif. Lalu secara materiil, subtansi di RUU Minerba dibentuk secara tergesa-gesa,” jelasnya.

Adapun narasumber dan pananggap dalam kegiatan ini, yaitu:

1. Budi Santoso, Direktur IMW
2. Simon F Sembiring, Dewan Pengawas IMW, Mantan Dirjen Minerba Kementerian ESDM
3. Ahmad Redi, Pengamat Pertambangan Nasional, Sekjen IMW
4. Moderator : Ahmad Wali, Dosen FH Unib
5. Penanggap : Edra Satmaidi, Dosen FH Unib
6. Penanggap : Ketua Umum Mahupala Unib
7. Penanggap : Erwin, Ketua AKAR Foundation. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here