Kuasa Hukum PT TPM Pertanyakan Tindak Lanjut Pansus Aset Pemkot Bengkulu

0
55

BengkuluKito.Com, – Menanggapi adanya Panitia khusus (Pansus) Aset Pemkot Bengkulu di DPRD yang di Ketuai Heri Ifzan, periode 2014-2019, Kuasa Hukum PT Tiga Putra Mandiri (TPM) Deden Abdul Hakim mempertanyakan tindak lanjut dari Pansus tersebut.

Hal ini terkait lahan seluas 8,6 hektare yang dibangun perumahan Korpri yang terletak di Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu, Sabtu (11/7/2020).

“Kalau misalnya itu pernah ada Pansus, bukan saya menggurui, tetapi selayaknya juga apa tindak lanjut dari Pansus itu sendiri kalau misal menyatakan lahan itu adalah punya Pemda Kota,” tanya Deden.

“Ini kan kita bisnis perlu kepastian hukum juga. Kalau misalnya Pansus berdasarkan ada peta, ada kwitansi, kami khawatir jangan-jangan kwitansi itu ada, muncul bukan membeli ke tanah yang itu, kan gitu,” tambahnya.

Dia menyebut, hal ini masih debatable dan dalam konsep hukum kepemilikan harta dan benda itu harus dibuktikan dan harus ada tindak lanjut.

“Jadi ini juga kan masih debatable gitu lho, kalo dalam konsep hukum suatu kepemilikan harta dan benda itu kan, kalo tanah ada sertifikatnya, kalo mobil ada BPKB nya, kalo kwitansi kan membuktikan kita pernah melakukan tindakan hukum jual beli,” ujarnya.

“Bukan soal kita mengatakan (lahan) itu milik kita. Kalo itu pandangan hukum saya sebagai praktisi soal kepemilikan,” sampai dia.

Deden mengatakan, tidak bisa juga ketika ada peta wilayah, ada kwitansi itu sudah bisa menyatakan kepemilikan.

“Jadi nggak bisa juga kita mengatakan bahwa ada peta wilayah, ada kwitansi itu sudah menyatakan (kepemilikan), nggak bisa begitu. Harus ada tindak lanjut. Kalau misalnya tindak lanjutnya terjadi, nggak mungkin izin ini ada atau misalnya dikeluarkan sertifikat, nggak mungkin izin itu keluar,” ujar Deden

Dirinya juga menuturkan, yang menandatangani izin lokasi saat itu adalah Wali Kota Bengkulu.

“Izin lokasi itu yang menandatangani pak Helmi Hasan sebagai wali kota saat itu,” pungkasnya. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here