331 Perkara Pidum Ditangani Kejari Bengkulu, Kasus Oharda Menonjol

0
59

BengkuluKito.Com, – Selama Januari hingga Juni 2020, tim Kejaksaan Negeri (Kejari Bengkulu) sudah menangani sebanyak 331 perkara tindak pidana umum, baik dari Polres, Polsek, maupun Polda Bengkulu, Jum’at (10/6/2020).

Dari ratusan perkara tersebut, kasus tindak pidana terhadap Orang dan harta benda (Oharda) yang paling menonjol. Demikian disampaikan Kasi Pidum Kejari Bengkulu, Muhammad Anthoni.

“Bahwa perkara yang kita tangani baik dari Polres, Polsek, maupun Polda untuk tahap penuntutannya itu sebanyak 331 perkara. Kalau dari Polda itu sejak bulan Januari sampai Juni 2020 itu baru 86 perkara,” terang Anthoni, di ruang kerjanya.

Anthoni menyebut, khusus yang ditangani oleh pihak Polres dan Polsek sebanyak 245 perkara.

Terdiri dari perkara Oharda (orang dan harta benda) sebanyak 136 perkara, Kamnegtibum (keamanan negara dan ketertiban umum) dan tindak pidana umum lainnya 36 perkara, narkotika 43 perkara dan anak-anak 30 perkara.

“Untuk kasus yang menonjol selama COVID-19 ini di kasus Oharda. Ada sekitar 86 kasus pencurian. Baik pencurian biasa maupun pencurian dengan pemberatan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, di tahun 2020 ini yang pertama itu kasus pencurian sebanyak 86 dari bulan Januari sampai Juni 2020. Kemudian, perkara narkotika sebanyak 43 yang sudah dilakukan tahap penuntutan.

“Disusul penganiayaan, baik penganiayaan ringan maupun berat sebanyak 18 perkara dan penadahan 17 perkara, yang sudah masuk tahap penuntutan selama Januari-Juni 2020,” tandasnya. (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here