Kuasa Hukum Pengadu Bakal Laporkan Komisioner Bawaslu Rejang Lebong ke Polisi

0
669

BengkuluKito.Com, – Kuasa Hukum Pengadu (Syamsul dan Hendra), Tarmizi Gumay mengatakan pihaknya akan mengambil langkah hukum melaporkan tiga Komisioner Bawaslu Kabupaten Rejang Lebong ke pihak kepolisian.

Hal ini terkait putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP RI) Nomor: 56-PKE-DKPP/V/2020, yang menjatuhkan Sanksi Peringatan (SP) terhadap 3 orang komisioner tersebut.

Ketiga orang itu, yakni Teradu I Dodi Hendra Supiarso selaku Ketua merangkap Anggota Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Rejang Lebong.

Teradu II Novry Iranas dan Teradu III Yuli Maria, masing-masing selaku Anggota Bawaslu Kabupaten Rejang Lebong.

“Itukan terbukti, laporan saya kan memang dia melanggar kode etik. Saya akan kaji dan saya laporkan pencemaran nama baik, dengan perbuatan tidak menyenangkan ke penegak hukum polisi,” ungkap Targum, biasa disapa.

“Laporan kita adalah penyalahgunaan wewenang. Ini yang saya lakukan, tapi saya minta persetujuan dulu dengan pak Syamsul dan pak Hendra. Ini langkah-langkah hukum saya,” tambah dia.

Targum menyebut, alasan dirinya akan menempuh langkah hukum melaporkan ke polisi, karena dinilai dengan adanya putusan tersebut berarti apa yang pihaknya tuntut itu benar.

“Dengan (keputusan) sebagian dikabulkan itulah alasan kita bahwa yang kita tuntut itu benar. Penyalahgunaan wewenang, dia tidak paham fungsi dan tugas, kan itu. Makanya saya akan laporkan,” ujarnya.

“Saya akan diskusi dulu dengan pak Syamsul dan pak Hendra. Ketika mereka sepakat, maka saya akan lakukan,” kata Targum, Kamis (9/7/2020).

Terkait kapan akan membuat laporan ke polisi? Targum menjawab, “saya kan lagi nunggu salinan keputusan itu. Kalau salinannya sudah dapat, saya akan segera koordinasi ke pak Hendra dan pak Syamsul. Keputusan itu kemarin dibacakan,” (JR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here