Bertambah 4 Kasus, Satu Pasien COVID-19 Anak 2 Tahun

0
54

BengkuluKito.Com, – Empat kasus tambahan baru konfirmasi positif kembali dilaporkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bengkulu, sehingga total kasus menjadi 155 orang, Kamis (9/7/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Bengkulu, Jaduliwan mengatakan, satu dari empat pasien yang dilaporkan hari ini adalah anak perempuan berusia 2 tahun dengan nomor kasus 154.

“Perempuan umur 2 tahun alamat Kota Bengkulu. Mengalami keluhan batuk dan filek. Kontak erat dengan kasus 137. Saat ini melakukan isolasi mandiri,” sampai dia.

Tiga kasus lainnya yaitu kasus 152 laki-laki umur 25 tahun alamat Kota Bengkulu. Mengeluhkan batuk dan filek saat ini melakukan isolasi mandiri.

Pasien 152 diketahui memiliki riwayat kontak erat dengan kasus 137.

Kasus 153 perempuan umur 67 tahun alamat Kota Bengkulu. Memiliki penyakit penyerta diabetes dan mengeluhkan kondisi lemas, mual, dan demam.

Pasien 153 itu meninggal dunia pada Rabu kemarin (8/7/2020), dan telah dimakamkan secara COVID-19.

Kasus 155 perempuan umur 31 tahun alamat Kota Bengkulu. Mengeluhkan batuk dan filek. Saat ini melakukan isolasi mandiri. Memiliki kontak erat dengan kasus 137.

Selain tambahan kasus positif, terdapat satu pasien dilaporkan sembuh dari Kota Bengkulu dengan nomor kasus 105.

“Total kasus konfirmasi Positif COVID-19 yang dilaporkan sembuh sampai dengan hari ini berjumlah 99 orang,” ujar Jaduliwan.

“Dan total kasus positif yang meninggal dunia sampai hari ini berjumlah 14 orang,” sambungnya.

Sementara itu, Tim Gugus Tugas juga melaporkan tiga kasus PDP pada hari ini, diantaranya Ny. A. Dz. umur 32 tahun alamat Kota Bengkulu.

Keluhan lemas, mual, demam dan sesak nafas. Saat ini dirawat di RSUD Muhammad Yunus Bengkulu.

Ny. F, umur 50 tahun alamat Kabupaten Rejang Lebong. Keluhan sesak nafas dan batuk. Saat ini melakukan isolasi mandiri.

NY. Su, umur 57 tahun alamat Kabupaten Seluma. Keluhan sesak nafas, batuk dan demam. Penyakit penyerta pneomoni berat. Sudah meninggal dunia dan dimakamkan secara COVID-19. (CW1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here