Tanggapi PPDI, Ini Penjelasan Kuasa Hukum 3 Kades di Seluma

0
60

BengkuluKito.Com, – Kuasa Hukum 3 Kades di Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma, Jecky Haryanto menyatakan jika pemberhentian 3 kepala desa merupakan akibat dari adanya polemik perangkat desa lama dan yang baru.

Hal ini menanggapi pernyataan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), dan pertemuan PPDI dengan Pemda Kabupaten Seluma, Sabtu (4/7/2020).

Dikatakan Jekcy, PPDI sebagai kelompok yang memperjuangkan kepentingan perangkat desa seharusnya tidak hanya menyuarakan kepentingan perangkat desa lama tetapi juga kepentingan perangkat desa baru.

“Jika hanya memperjuangkan kepentingan perangkat desa lama tentu akan menimbulkan pertanyaan ada apa dengan PPDI,” ujar Jecky.

Dia mengatakan, Pemda Kabupaten Seluma harus bersikap objektif dan netral serta tidak boleh di intervensi dalam menyelesaikan polemik perangkat 3 desa.

“PPDI dalam memperjuangkan kepentingan perangkat desa seharusnya mengedepankan jalur hukum, bukan dengan langkah politis ke Pemda Kabupaten Seluma yang pada akhirnya berujung ke pemberhentian 3 kades,” ujarnya.

Misal, kata Jecky, jika ada perangkat desa yang diberhentikan kades, maka upaya yang dilakukan adalah menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

“Pemberhentian 3 kades tentunya akan menimbulkan kerugian bagi 3 kades, dan tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang harus bertanggungjawab secara keperdataan atas kerugian tersebut, termasuk juga PPDI,” tandasnya.

Terhimpun, sebelumnya Ketua PPDI Herwan Mezi menyatakan, bahwa pemberhentian 3 kepala desa itu sudah sesuai aturan.

Selain itu, pihaknya juga mendukung Permendagri Nomor 33 dan Perbup Seluma Nomor 19, namun hal itu harus sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang ada.

Adapun kepala desa yang diberhentikan oleh Bupati Seluma yakni, Kades Padang Kelapo, Ujung Padang, dan Gunung Kembang. (rilis)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here